Sampai Kapan Larangan Suporter Away Berlaku? Ini Jawaban Erick Thohir

Suara Liberte | Suara.com

Jum'at, 16 Juni 2023 | 16:45 WIB
Sampai Kapan Larangan Suporter Away Berlaku? Ini Jawaban Erick Thohir
Ketum PSSI Erick Thohir. (Instagram/@erickthohir)

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir belum bisa memastikan sampai kapan larangan suporter menonton laga tandang berlaku. Ia mengatakan pencabutan aturan tersebut bergantung pada FIFA. Pasalnya, menurut dia, larangan suporter tamu diberlakukan sesuai dengan arahan FIFA terkait transformasi sepak bola Indonesia, salah satunya adalah pengelolaan suporter. 

"Kalau ditanya tahun ini pertandingan hanya ada dengan suporter tuan rumah itu sampai kapan? Ya sampai FIFA lihat kita baik. Karena bagi FIFA, keselamatan manusia adalah prioritas. Ini yang kita harap semua mendukung supaya kita sama-sama perbaiki sepakbola Indonesia," Kata Erick di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, pada Liga 1 2023/2024, ada sejumlah perubahan aturan. Mulai dari format, aturan main, kuota pemain asing, hingga aturan mengenai suporter. Salah satu aturan yang paling disorot adalah suporter tamu tidak diperkenankan hadir saat tim kesayangannya melakoni laga tandang. Aturan tersebut sepertinya akan berlaku selama satu musim.

"Ketika mengingat kejadian Kanjuruhan atau saat di ujung kompetisi masih ada kontra produktif antar suporter. Padahal sejak awal saya sudah bilang, saya ingin ciptakan, sesuai dengan arahan FIFA yang gak sanksi Indonesia, bahwa sepakbola harus bertransformasi. Salah satunya dengan suporter dan itu penting sekali," kata dia.

Dia mengungkapkan, di dalam surat FIFA itu ada kalimat FIFA tak menghukum sepak bola Indonesia tapi dengan beberapa poin yang harus dipenuhi, termasuk transformasi suporter. Artinya, jika liga bergulir maka PSSI harus memastikan suporter pulang ke rumah dengan selamat, termasuk memastikan apakah kendaraan umum masih tersedia atau tidak.

"Makannya Jumat-Minggu, ini untuk memastikan suporter pulang ke rumah dengan selamat dan kendaraan umumnya ada. Jangan terjadi kerusuhan. Inget loh, FIFA akan mengirim beberapa orang ke Indonesia akhir tahun ini. Salah satunya stadium secirity & safety. Kalau gak berubah, ya pasti dihukum," kata dia.

"Ini ada harapan FIFA kepada Indonesia sebagai negara dengan banyak penduduk suka bola. Cuma kalau tak mendisiplinkan diri, saya angkat bendera putih juga. Karena itu PSSI sedang siapkan program bagaimana jambore suporter, kegiatan antar suporter bareng LIB. Ini yg kita harap semua mendukung supaya kita sama-sama perbaiki bola indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gandeng Jepang, PSSI Tingkatkan Kualitas Wasit Liga Indonesia

Gandeng Jepang, PSSI Tingkatkan Kualitas Wasit Liga Indonesia

| Kamis, 15 Juni 2023 | 20:45 WIB

Erick Thohir Pastikan Liga 1 2023/2024 Punya Banyak Inovasi Baru

Erick Thohir Pastikan Liga 1 2023/2024 Punya Banyak Inovasi Baru

| Kamis, 15 Juni 2023 | 18:31 WIB

Erick Thohir Janjikan Liga 1 2023/2024 Banyak Inovasi Baru

Erick Thohir Janjikan Liga 1 2023/2024 Banyak Inovasi Baru

Bola | Kamis, 15 Juni 2023 | 15:58 WIB

Terkini

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:04 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Gawat! 3 Tahanan Narkoba Kabur dari Rutan Baturaja Usai Sidang, Lepas Borgol Pakai Kawat

Gawat! 3 Tahanan Narkoba Kabur dari Rutan Baturaja Usai Sidang, Lepas Borgol Pakai Kawat

Sumsel | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Fans Wajib Tahu! Ini Rundown Lengkap Fan Meeting Kim Seon Ho di ICE BSD Besok

Fans Wajib Tahu! Ini Rundown Lengkap Fan Meeting Kim Seon Ho di ICE BSD Besok

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 12:02 WIB

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:00 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Di Balik Murahnya Fast Fashion: Ada Harga Mahal bagi Lingkungan dan Pekerja yang Tak Dibicarakan

Di Balik Murahnya Fast Fashion: Ada Harga Mahal bagi Lingkungan dan Pekerja yang Tak Dibicarakan

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 11:55 WIB

Mimpi yang Terparkir: Saat Ekonomi Menjadi Rem Bagi Ambisi Generasi Muda

Mimpi yang Terparkir: Saat Ekonomi Menjadi Rem Bagi Ambisi Generasi Muda

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 11:50 WIB

Mayoritas Kecelakaan di Indonesia Terjadi di Kecepatan Rendah, Kok Bisa? Simak Statistiknya

Mayoritas Kecelakaan di Indonesia Terjadi di Kecepatan Rendah, Kok Bisa? Simak Statistiknya

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 11:48 WIB