Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyoroti penanganan kasus dugaan kebocoran dokumen penyelidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disinyalir melibatkan Ketua KPK Firli Bahuri berlanjut di Kepolisian Daerah Metro Jaya.
Adapun dilansir dari Tempo, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto disebutkan timnya telah menemukan alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status penanganan kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan.
Hal tersebut di tanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan justru menyerukan agar Firli Bahuri segera ditetapkan jadi tersangka.
"Aamiin Semoga FB ditetapkan jadi tersangka," ujar Umar Hasibuan dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Umar_Hasibuan__, Kamis (22/6).
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto menuturkan, pihaknya melihat peristiwa pidananya, setelah banyak laporan masuk dan ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Di samping itu, Karyoto sempat mengakui akan membuka peluang untuk memeriksa Ketua KPK Firli Bahuri. Usai kasus dugaan kebocoran data KPK pada perkara korupsi di Kementerian ESDM naik penyidikan.
"(Periksa Firli Bahuri) Nanti kita lihat ke depan," singkat dia.
Karena, meski telah naik ke penyidikan Polda Metro Jaya masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dari dokumen kebocoran data tersebut. Walaupun, belum membeberkan siapa saja saksi yang sudah diperiksa dalam perkara ini.
"Ya untuk menuntaskan perkara ini tentunya kami sekarang baru pemeriksaan saksi saksi dan pengumpulan dokumen dokumen. Secara detail kami belum bisa menceritakan," katanya.
"Nanti mungkin dalam waktu ke depan kalau kami sudah mendapatkan saksi saksi lengkap, kami juga akan menginjak kepada fase berikutnya," tambah Jenderal Bintang Dua.