Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana membeberkan kabar kalau Anies Baswedan akan segera menjadi tersangka.
Adapun upaya dalam menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka itu diklaim Denny Indrayana sebagai bentuk penjegalan maju ke kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Denny Indrayana pun mengaku bahwa ia mendapatkan informasi tersebut dari seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Anies segera ditersangkakan. Semua komisioner sudah sepakat," tegas Denny Indrayana dikutip Suara Liberte dari Tempo, Kamis (22/6).
Terkait hal itu, warganet pun membanjiri dengan komentar beragam. Salah satunya dari akun Twitter @benkdpj78. Warganet ini pun justru mengendus arah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya sih sudah menduga arah kalian
@KPK_RI akan kemana. Silahkan lanjutkan. Kita akan lihat reaksi rakyat yang masih waras," ucapnya dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya, Kamis (22/6).
Warganet lainnya pun turut berkomentar.
"Jangan main kotorlah, menjatuhkan lawan pakai berbagai macam cara, sportif saja agar pilpres lebih seru, adu gagasan,adu kepintaran dan adu pilihan," ujar warganet lain.
Sementara itu, Denny Indrayana menilai bahwa kabar soal Anies Baswedan bakal jadi tersangka, berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah masa jabatan pimpinan KPK dari 4 tahun menjadi 5 tahun. Perpanjangan satu tahun itu, menurut dia, berbau politis.
"Makin terbaca, kenapa masa jabatan para pimpinan KPK diperpanjang MK satu tahun. Untuk menyelesaikan tugas memukul lawan-oposisi, dan merangkul kawan-koalisi, sesuai pesanan kuasa status quo," kata dia.
Ia pun menyatakan tak terkejut dengan penetapan Anies sebagai tersangka. Denny menyatakan hal itu telah dia ramalkan dua bulan lalu. Kata Denny, penetapan Anies sebagai tersangka merupakan satu dari 10 strategi Jokowi pada Pilpres 2024.