Cerita Eks Penghuni Ponpes Al Zaytun Bangga Merampok untuk Setor ke Panji Gumilang, Doktrin Kafir Ampuh Digunakan

Suara Liberte

Selasa, 27 Juni 2023 | 15:08 WIB
Cerita Eks Penghuni Ponpes Al Zaytun Bangga Merampok untuk Setor ke Panji Gumilang, Doktrin Kafir Ampuh Digunakan
Pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Indramayu, Syekh Panji Gumilang.

Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, menceritakan bagaimana Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu mendapatkan dana operasionalnya.

Cara mendapatkannya yaitu dengan merampok atau mencuri harta orang yang berada di luar kelompok Al Zaytun sendiri dengan asumsi bahwa orang-orang tersebut adalah orang kafir sehingga hartanya sah untuk dicuri dan dirampok.

“Dari Panji Gumilang nggak menyampaikan silakan ngerampok, silahkan nyuri. Tapi mengatakan bahwa harta orang di luar kelompok termasuk orang tua yang belum berbayar itu kafir semua dicuri nggakpapa lah,” ujar Ken di tayangan Catatan Demokrasi di tvOne, dikutip Suara Liberte pada Selasa (27/6/2023).

Ken kemudian menceritakan saat dirinya masih berada di kelompok Al Zaytun pada tahun 2000-an, pekerjaannya setiap hari adalah merampok.

Hal itu dilakukannya karena ada target uang dalam jumlah tertentu yang harus dicapainya. Jika target tersebut tidak terpenuhi maka akan mendapat hukuman.

“Dulu tahun 2000-2002 ketika saya masih ada di dalam itu, mohon maaf setiap hari kita kerjaan kita ngerampok. Karena target kita kalau misalnya satu bulan harus bawa 10 miliar, dapatnya misalnya satu miliar itu nggak berani pulang. Kita kalau pulang lepas baju dicambuk,” cerita Ken.

Karena doktrin orang-orang di luar Al Zaytun adalah orang kafir, saat itu Ken mengakui bahwa dirinya bangga bisa merampok harta mereka.

“Jadi kita melakukan kriminal dan kita dulu bangga karena kita menghasilkan banyak. Kalau tidak tercakap, maka ini akan menjadi hutang,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD telah mengundang beberapa perwakilan Kemenag, Kemendagri, Kejagung, Mabes Polri, dan BIN untuk melaksanakan rapat koordinasi perumusan langkah strategi mengatasi persoalan Ponpes Al Zaytun. Rapat tersebut digelar di Ruang Sembodro Lantai 6 Gedung B Menkopolhukam.

Adapun rekomendasi pemidanaan Panji Gumilang disampaikan oleh Wasekjen MUI Bidang Hukum dan HAM, Ikhsan Abdullah pada Rabu (21/6/2023).

“Rekomendasinya adalah yang pertama karena ini berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Panji Gumilang sebagai pribadi maka ini aparat hukum agar segera melakukan tindakan hukum,” ujar Ikhsan.

Dari hasil rakor tersebut pula diambil tindakan pembinaan terhadap Ponpes Al Zaytun dari hal-hal yang bersifat menyimpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Poin Pemberat Pimpinan Al Zaytun Dipolisikan: Ajaran Menyimpang, Dugaan Penganiayaan

Poin Pemberat Pimpinan Al Zaytun Dipolisikan: Ajaran Menyimpang, Dugaan Penganiayaan

Video | Selasa, 27 Juni 2023 | 14:30 WIB

Tiga Saksi dalam Kasus Penodaan Agama yang Diduga Dilakukan Panji Gumilang Diperiksa Bareskrim

Tiga Saksi dalam Kasus Penodaan Agama yang Diduga Dilakukan Panji Gumilang Diperiksa Bareskrim

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 14:13 WIB

CEK FAKTA: Menteri Jokowi Dalang di Balik Kontroversi Ponpes Al Zaytun

CEK FAKTA: Menteri Jokowi Dalang di Balik Kontroversi Ponpes Al Zaytun

| Selasa, 27 Juni 2023 | 13:40 WIB

Terkini

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 23:38 WIB

Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah

Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah

Sumsel | Senin, 01 Juni 2026 | 23:37 WIB

7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer

7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 23:14 WIB

Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik

Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik

Jabar | Senin, 01 Juni 2026 | 23:08 WIB

Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan

Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan

Sumsel | Senin, 01 Juni 2026 | 23:04 WIB

Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang

Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang

Jabar | Senin, 01 Juni 2026 | 23:01 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB