Dilansir dari Kompas, keputusan itu diambil Aga demi menghindari konflik kepentingan karena sang ayah, Erick Thohir, terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. "Alasan utamanya untuk menghindari konflik kepentingan karena Bapak (Erick Thohir) kini Ketum PSSI," kata Aga Thohir.
Pemuda 22 tahun itu menambahkan, ia telah berkonsultasi dengan sang ayah sebelum mengambil keputusan mundur dari Persis Solo.
"Sebenarnya sayang juga karena baru dua tahun di Persis. Tetapi ini demi kebaikan semua, dan saya sudah berkonsultasi dengan Bapak bahwa ini jalan terbaik. Bukan hanya bagi Persis dan PSSI, tetapi yang terpenting bagi sepak bola Indonesia sehingga lebih transparan, bersih, dan semakin profesional," tutur Aga.
Meski sudah menyatakan mundur dari Persis Solo, Aga berjanji akan tetap memberikan dukungan kepada klub lokal, khususnya klub kebanggaan masyarakat Surakarta tersebut.
"Meski tidak lagi di Persis, saya ingin tetap mengikuti jejak Bapak saya membantu memajukan industri olahraga di Indonesia."
"Bagi saya, membangun industri olahraga bisa dari mana saja. Tidak harus dari dalam klub. Apalagi industri olahraga, terutama sepak bola, masih berpotensi untuk dikembangkan lebih besar lagi," ucap Aga Thohir.
Adapun Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum PSSI yang baru melalui Kongres Luar Biasa (KLB) pada Februari lalu. Sedangkan Aga Thohir terpilih menjadi Presiden Komisaris PT Persis Solo Saestu dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Alila, Solo, pada Maret 2021 silam.
Baca Juga: 5 Penyebab Kamu Sering Malas dan Solusi Mengatasinya, Patut Dicoba!