Politikus Golkar, Andi Sinulingga menyoroti Kepala BKPM/Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang memberikan ucapan terima kasih kepada Presiden ke-5 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas utang Indonesia ke IMF telah dilunasi di eranya.
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, loyalis Anies Baswedan ini menegaskan bahwa ada presiden yang bekerja keras melunasi utang para pendahulunya.
Andi Sinulingga juga menyebutkan ada presiden justru yang sibuk nenumpuk utang.
"Presiden yang satu bekerja keras untuk melunasi utang para pendahulunya. Sementara yang satu lagi, sibuk menumpuk utang," ungkap Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga, Senin (3/7).
"Dimanapun, yang namanya bayar utang itu memang jauh lebih sulit ketimbang nambah utang bertumpuk-tumpuk. Utang bertumpuk dan korupsipun meroket," imbuhnya.
Sementara itu, diketahui bahwa Partai Demokrat pun menanggapi pujian dari Bahlil Lahadalia itu. Demokrat tak menganggap pujian Bahlil memuat unsur politis karena, menurutnya, itu fakta sejarah.