Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Galih Prasetyo

Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat
Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap kapal yang diduga terlibat jaringan perdagangan narkoba internasional di Samudera Pasifik. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat menyerang kapal terduga narkoterroris di Samudera Pasifik yang mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya selamat.
  • Operasi tersebut merupakan bagian dari konflik bersenjata melawan kartel narkoba Amerika Latin untuk menekan angka kematian akibat overdosis.
  • Pakar hukum mengkritik serangan ini karena minimnya bukti konkret dan potensi pelanggaran prosedur hukum dalam operasi militer tersebut.

Suara.com - Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap kapal yang diduga terlibat jaringan perdagangan narkoba internasional di Samudera Pasifik.

Dalam operasi terbaru tersebut, satu orang tewas sementara dua lainnya dilaporkan selamat dan terdampar di laut.

Komando Selatan Amerika Serikat atau United States Southern Command menyebut kapal itu diduga dioperasikan kelompok yang mereka sebut sebagai narko teroris.

Video yang diunggah pihak militer AS memperlihatkan sebuah kapal melaju cepat di laut sebelum akhirnya meledak dan terbakar.

Tidak terlihat adanya korban selamat dalam rekaman tersebut.

“Seorang narco-teroris tewas dalam operasi ini dan ada dua korban selamat,” tulis SOUTHCOM melalui media sosial X.

Pihak militer juga mengaku langsung meminta bantuan Penjaga Pantai AS untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap dua korban yang masih hidup.

Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan Amerika Serikat sedang berada dalam konflik bersenjata melawan kartel narkoba Amerika Latin yang dianggap bertanggung jawab atas tingginya angka kematian akibat overdosis narkoba di AS.

Namun, operasi tersebut memicu kritik dari kelompok hak asasi manusia dan pakar hukum internasional.

baca juga

Mereka menilai serangan terhadap kapal-kapal sipil yang belum terbukti membawa narkoba berpotensi menjadi pembunuhan di luar proses hukum atau extrajudicial killings.

Menurut data Associated Press, sedikitnya 194 orang telah tewas dalam puluhan serangan serupa sejak operasi Southern Spear dimulai tahun lalu.

Meski demikian, militer AS disebut belum mempublikasikan bukti konkret bahwa kapal-kapal yang dihancurkan benar-benar membawa narkotika.

Pengawas internal Pentagon kini juga mulai meninjau prosedur operasi tersebut untuk memastikan apakah militer AS menjalankan standar penargetan sesuai aturan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantangan Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Meksiko Ingin Pecah Kutukan, AS dan Kanada Bidik Sejarah

Tantangan Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Meksiko Ingin Pecah Kutukan, AS dan Kanada Bidik Sejarah

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:47 WIB

Skuad AS di Piala Dunia 2026 Diumumkan, Pochettino Buat Gebrakan Coret Pemain Ini

Skuad AS di Piala Dunia 2026 Diumumkan, Pochettino Buat Gebrakan Coret Pemain Ini

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 16:18 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

Skuad AS Piala Dunia 2026: Mauricio Pochettino Andalkan Christian Pulisic Lagi

Skuad AS Piala Dunia 2026: Mauricio Pochettino Andalkan Christian Pulisic Lagi

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:10 WIB

Daftar Pemain Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Andalkan Christian Pulisic di Lini Depan

Daftar Pemain Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Andalkan Christian Pulisic di Lini Depan

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×