Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyoroti keseriusan dari pemerintah dalam melakukan perbaikan alias renovasi terhadap Jakarta International Stadium (JIS).
Pihaknya cukup keheranan dengan hal tersebut, terlebih renovasi stadion tersebut seperti mendapatkan perhatian khusus atau lebih dari pusat. Dirinya memiliki kecurigaan tersendiri atas hal ini.
"Sepertinya Bapak (Erick Thohir) serius sekali lakukan publikasi perbaikan JIS," ungkitnya dalam akun twitter @msaid_didu, dikutip Jumat (07/07/2023).
Kecurigaan tersebut terkait dengan pesta demokrasi pada tahun mendatang. Sejumlah pihak menduga renovasi tersebut demi mediskreditkan orang yang telah berjasa membangun stadion itu, yakni Anies Baswedan. Hal ini sendiri telah dibantah Erick.
Namun, Said tetap memberikan tantangan tersendiri untuk pemerintahan saat ini. Menurutnya menteri tersebut sebaiknya melakukan hal yang sama kepada sejumlah proyek pemerintahan yang berpotensi membawa nama baik tanah air menuju mata internasional.
Misalnya Sirkuit Mandalika, ia berharap ada evaluasi hingga perbaikan serius yang dilakukan oleh pemerintah sama seperti mereka serius merenovasi JIS. Apalagi ternyata pengelolaan tempat tersebut telah membuat rugi.
"Kapan memperbaiki dan mengembalikan Mandalika yang telah merugikan BUMN karena "dipaksa" membangun Mandalika?" tanyanya dalam media sosial.
Sementara itu, Otoritas Sirkuit Mandalika sendiri rupanya telah menyiapkan terobosan baru demi memeriahkan MotoGP 2023. Hal ini dilakukan guna menghasilkan keuntungan yang lebih baik ketimbang sebelumnya di 2022.
Berkaca dari penyelenggaraan musim lalu, pihaknya berkeinginan untuk membuat event balapan tersebut menjadi lebih meriah dan menarik. Berbagai side event diagendakan oleh pengelola lintasan, mulai dari adanya bazar hingga konser musik.