Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyoroti pernyataan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang menegaskan hanya berniat demi Piala Dunia U-17 dan tak ada niat lain dalam merenovasi Jakarta International Stadium (JIS).
Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu justru tampak tidak percaya dengan penegasan dari Erick Thohir.
Said Didu pun membeberkan yang menurutnya fakta bahwa langkah Menteri BUMN itu sangat politis.
"Niatnya cuma itu? Faktanya langkah Bapak sangat politis dengan fakta," ujar Said Didu dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @msaid_didu, Jumat (7/7).
Said Didu menyebutkan satu persatu terkait langkah Erick Thohir terkait rencana perbaikan JIS yang memiliki unsur politis.
"Mengundang pejabat lain, media, vendor rumput, konperensi Pers, foto-foto yang Bapak up load sendiri," tutur Said Didu.
Kemudian, Said Didu pun mengingatkan bahwa rakyat tidak bodoh untuk tidak mengetahui hal tersebut.
"Pak Erick Thohir yang terhormat, walaupun rakyat tidak banyak yang kaya seperti Bapak, tapi yakinlah bahwa rakyat tidak bodoh," pungkasnya.
Adapun Erick Thohir mengatakan bahwa dirinya hanya ingin memastikan bahwa JIS memenuhi standar sebagai venue Piala Dunia U-17 2023, tidak ada niat lainnya.
"Nah, nawaitu, niat baik ini yang kita ingin memastikan JIS ini bisa menjadi bagian kualifikasi (venue Piala Dunia U-17)," jelas Erick di Jakarta pada Rabu (5/7/2023), dilansir dari detikNews.
"Ini bukan salah-salahan. Kita mau supaya ini lolos, termasuk stadion-stadion yang ada nanti di Jawa Barat, di Surabaya," sambungnya.
Sebelumnya, Erick Thohir tak menampik JIS bisa jadi salah satu opsi untuk menggelar Piala Dunia U-17. Namun, masih ada beberapa kekurangan yang belum memenuhi standar FIFA, termasuk kualitas rumput.
"Kalau FIFA datang hari ini, ayo salaman sama saya, pasti dicoret. Nah, niat baik ini yang kita ingin memastikan JIS ini bisa menjadi bagian kualifikasi," kata Erick Thohir.
Lebih lanjut, Erick Thohir menilai terkait pertumbuhan rumput di JIS yang di sebagian bagian lapangan bermasalah karena diklaim ada permasalahan pada media tanam dan kurangnya pencahayaan matahari.