Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menindak tegas pelaku rasialisme di sepak bola Indonesia. Tidak hanya dilarang masuk stadion, pelaku rasialisme di sepak bola juga akan dibawa ke jalur hukum.
Hal itu ditegaskan Ketua Umum PSSI Erick Thohir terkait dengan perlakuan terhadap tiga pemain PSM Makassar yaitu Yuran Fernandes, Yance Sayuri dan Erwin Gutawa. Ketiganya menjadi sasaran rasialisme di media sosial seusai laga melawan Persija Jakarta pada Senin (3/7).
Menurutnya, kejadian itu begitu menyedihkan dan harus ada Tindakan hukumnya .Erick juga mengatakan perlu ditingkatkan edukasi terhadap suporter agar aksi itu tidak terulang.“Saya sangat kecewa, dan saya meminta nanti setelah ada jambore suporter (sudah ada di Surabaya), suporter punya perspektif yang sama, apa itu rasisme," Ucapnya.
CEO APPI M. Hardika Aji menambahkan sudah berkomunikasi dan mendukung penuh sikap ketiga pemain PSM tersebut untuk melanjutkan kasus perundungan itu ke ranah hukum. “Kami memberikan dukungan advokasi kepada tiga pemain PSM. Kami juga telag mengidentifikasi akun-akun yang telah melakukan penghinaan secara daring itu,”tegasnya.