Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 10 April 2026 | 13:43 WIB
Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya
Aparatur Sipil Negara (ASN) menyelesaikan pekerjaan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pemerintah Daerah DIY menerapkan kebijakan WFH bagi ASN setiap hari Rabu mulai pekan depan guna meningkatkan efektivitas organisasi.
  • Kebijakan ini menindaklanjuti Surat Edaran Mendagri mengenai budaya kerja baru, termasuk aturan car free day dan penghematan energi.
  • Setiap kepala OPD wajib melakukan pengawasan melalui formulir pemantauan berkala untuk memastikan efektivitas kebijakan serta evaluasi operasional kantor.

Suara.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan akan mulai menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai pekan depan. Berbeda dengan daerah lain, Pemda DIY memilih hari Rabu sebagai jadwal rutin pelaksanaan WFH.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengungkap bahwa pemilihan hari Rabu didasarkan pada pertimbangan manajemen organisasi dan psikologis kerja.

Ia menilai jika WFH dilakukan pada hari Jumat, dikhawatirkan akan memunculkan persepsi bahwa hal tersebut merupakan perpanjangan waktu libur akhir pekan bagi para ASN.

"Kalau WFH hari Jumat kesannya kayak libur ya, kalau ada yang berkesan seperti itu. Lebih nyaman memang, dan lebih efektif itu di WFH di hari Rabu, car free day tetap di Jumat," kata Made saat dihubungi, Jumat (10/4/2026).

Disampaikan Made, kebijakan ini merupakan bagian dari tindak lanjut Surat Edaran (SE) Mendagri yang mencakup berbagai aspek budaya kerja baru. Selain pengaturan jam kerja, regulasi ini akan mencakup kampanye hari bebas kendaraan bermotor atau car free day di lingkungan instansi Pemda DIY.

"Jadi itu kan di SE Mendagri tidak cuma WFH tapi ada juga kita harus car free day dan lain-lain. Jadi kalau ditumpuk satu hari Jumat itu kayaknya agak susah, istilahnya dalam mengaturnya susah," ungkapnya.

Mengenai kesiapan regulasi, Made menyebutkan bahwa dokumen Surat Edaran terkait kebijakan ini sedang dalam tahap akhir pengesahan.

Penerapan skema WFH dan car free day bagi para ASN ini akan disesuaikan dengan kondisi operasional masing-masing OPD. Pemerintah memberikan fleksibilitas tertentu, terutama dalam imbauan penggunaan angkutan umum, mengingat situasi mobilitas setiap pegawai yang berbeda-beda.

"Kita sesuaikan dengan OPD masing-masing seperti apa. Contohnya untuk car free day memang tidak bisa saklek juga karena ketika kita menganjurkan menggunakan angkutan umum atau yang lainnya tergantung situasi masing-masing," tuturnya

baca juga

Selain car free day, Made turut menekankan pada penerapan budaya asri dan kebersihan lingkungan. Pemerintah daerah menekankan adanya target penghematan energi secara nyata, mulai dari penggunaan listrik, air, hingga efisiensi bahan bakar kendaraan dinas.

Guna memastikan kebijakan berjalan efektif, Pemda DIY telah menyiapkan instrumen pengawasan yang ketat melalui formulir pemantauan berkala. Setiap kepala OPD diwajibkan menyusun rencana strategis dan melakukan evaluasi terkait dampak penghematan yang dihasilkan dari perubahan budaya kerja ini.

"Ada form pemantauan sebelum dan sesudah, sebagai bagian dari evaluasi dan pengawasan. Ada form rencana strategis dari kepala OPD seperti apa nantinya," tambahnya.

Jika tidak ada kendala dalam proses administrasi akhir, WFH bagi para ASN ini akan langsung diujicobakan pada hari Rabu mendatang.

"Iya insya Allah, Rabu depan sudah dieksekusi sudah diterapkan (WFH)," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat

Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:59 WIB

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:39 WIB

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:31 WIB

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:24 WIB

Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!

Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:22 WIB

Hari Pertama ASN WFH, Ditjen Imigrasi Pastikan Layanan Paspor hingga Pengawasan Tetap Normal

Hari Pertama ASN WFH, Ditjen Imigrasi Pastikan Layanan Paspor hingga Pengawasan Tetap Normal

News | Jum'at, 10 April 2026 | 09:47 WIB

ASN Mulai WFH, KemenPPPA Garansi Layanan Pengaduan Kekerasan Tetap Beroperasi Normal

ASN Mulai WFH, KemenPPPA Garansi Layanan Pengaduan Kekerasan Tetap Beroperasi Normal

News | Jum'at, 10 April 2026 | 09:28 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×