liberte

Mengorek Cara Al Zaytun Rekrut Para Santri, Ternyata Ada Peran Intelektual

Suara Liberte Suara.Com
Senin, 10 Juli 2023 | 12:11 WIB
Mengorek Cara Al Zaytun Rekrut Para Santri, Ternyata Ada Peran Intelektual
Beredar Kabar Ponpes Al Zaytun Sebagai Markas Besar NII, Panji Gumilang Malah Bercerita... (Tangkapan layar YouTube)

Salah satu eks wali santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Leny Siregar buka suara terkait cara Panji Gumilang merekrut orang-orang untuk masuk ke pesantren yang berlatar belakang Negara Islam Indonesia (NII).

Leny menerangkan latar belakang dirinya dapat bergabung dengan Al Zaytun selama sekitar 21 tahun. Pertama ia mengakui tertarik dengan ayat Al-Qur’an yang digunakan, kemudian peran orang-orang berpendidikan perguruan tinggi semakin membuatnya yakin terhadap Al Zaytun.

“Awalnya itu dipahamkan keadaan jahiliyah dan sudah terjadi yang sebagai mana pada zaman jahiliyah dulu. Berdasar pada dalil Al-Qur’an Al-Baqarah ayat 208, yang memasuki Islam itu harus secara kaffah, maka saya juga tertarik untuk belajar agama lebih jauh lagi,” katanya, dikutip Liberte Suara, Senin (10/7/2023), dari YouTube MetroTV.

Para pengisi ceramah, imbuhnya, memiliki latar belakang pendidikan yang bagus, terutama dari lulusan perguruan tinggi negeri. Inilah yang membuatnya semakin yakin bergabung dengan Panji.

“Muqorinya atau pengisinya itu pada saat itu adalah mahasiswa kedokteran, kemudian juga kuliah di Politeknik Bandung begitu. Jadi saya pikir para intelektual juga ya dari ITB, dari Unpad,” tambahnya.

“Teman-teman itu, rekruternya jadi orang-orang intelektual ya,” tegas Leny.

Leny, yang mengaku sebagai mantan orang dalam atau dengan kata lain sebagai mantan orang dalam Negara Islam Indonesia (NII) KW sembilan selama 21 tahun, menjelaskan soal Negara Karunia Allah.

“Pada zaman jahiliyah dulu perlu untuk berhijrat ke tempat yang lebih bersih, yang diridai oleh Allah, yaitu Negara Karunia Allah itu istilahnya dulu NKA, bukan langsung NII,” ujarnya.

Ia mengaku pernah dijanjikan oleh Al Zaytun akan mendapatkan surga sebelum meninggal dunia.

Baca Juga: Tok! Gugatan Praperadilan Ditolak Hakim, Hasbi Hasan Tetap Berstatus Tersangka KPK

“Surga itu enggak perlu menunggu sampai kita meninggal dulu. Untuk menikmati surga di sana di Al Zaytun itu adalah surganya kita. Itu gambaran surga itu di dunia,” jelasnya, menambahkan.

“Surga di dunia juga bisa kita ciptakan,” pungas Leny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI