Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyoroti PDI Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta yang meminta dilakukannya audit total terkait konsultan desain asal Inggris Buro Happold yang menyebut proyek Jakarta International Stadium (JIS) tak sesuai dengan konsep disain orisinalnya.
Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu setuju akan permintaan dari PDIP itu. Ia bahkan menyodorkan 9 proyek di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk diaudit pula.
"Sekaligus audit; Mandalika, Kereta api cepat, Bandara Kertajati, Pembelian Bus China, Pembelian ruas tol swasta oleh BUMN, Penguasaan IUP dan Smelter tambang oleh China," ujar Said Didu dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @msaid_didu, Selasa (11/7).
Lanjut, Said Didu pun meminta soal ekspor pasir laut hingga food estate ikut diaudit.
"Ekspor pasir laut, impor beras, gula, garam, dan lain-lain, serta food estate," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Rio Sambodo mengatakan bahwa harus adanya penanganan teknis secata mendasar baik jangka pendek maupun panjang demi sarana prasarana.