Prabowo Subianto Dinilai 'Kunci 'PKB di Koalisi Soal akan Usung Cak Imin Jadi Cawapres, Kader PKB Bereaksi...

Suara Liberte

Selasa, 11 Juli 2023 | 18:58 WIB
Prabowo Subianto Dinilai 'Kunci 'PKB di Koalisi Soal akan Usung Cak Imin Jadi Cawapres, Kader PKB Bereaksi...
Prabowo Subianto Dinilai 'Kunci 'PKB di Koalisi Soal akan Usung Cak Imin Jadi Cawapres, Kader PKB Bereaksi... ((Twitter/Umar Hasibuan))

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyoroti Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno yang menilai terkait pernyatan dari sejumlah elite Partai Gerindra bahwa Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin adalah bakal calon wakil presiden (Bacawapres) terkuat sebagai pendamping Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Pemilu 2024.

Hal tersebut di tanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan bereaksi dengan mengungkapkan bahwa jangan sampai lama-lama karena ke depannya bisa saja PKB lebih dulu dipinang sebagai cawapres bagi capres PDI Perjuangan (PDIP) atau pun koalisi Anies Baswedan.

"Jangan kelamaan narasinya pak bowo nanti PKB dipinang PDIP atau anies stres Anda," ujar Umar Hasibuan dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Umar_Hasibuan__, Selasa (11/7).

Sementara itu, dilansir dari Liputan 6, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai, pernyatan itu sebagai bentuk kuncian bagi Gerindra agar PKB tidak geser ke poros lain.

"Saya kira itu sebagai bentuk kuncian politik kepada PKB supaya, pertama PKB itu tidak bermanuver, kedua tentu saja supaya PKB itu tidak pindah ke poros lain. Itu tujuan kenapa sejumlah elite Gerindra mengatakan sampai saat ini yang paling prioritas mendampingi Prabowo itu Cak Imin," kata dia dalam keterangan diterima, Minggu (9/7/2023).

Adi menambahkan, PKB memiliki basis suara yang besar yang mampu menjadi daya tawar bagi Prabowo. Sehingga, PKB yang kuat menginginkan Cak Imin maju Pilpres bisa mengajukan proposal ke partai koalisi. Adapun proposal itu, yakin Adi, adalah posisi bacawapres.

"PKB ini soal Cak Imin harga mati, itu yang terbaca sampai saat ini, bahwa siapapun yang menerima proposal PKB, Cak Imin sebagai cawapres maka disitu pelabuhan politik PKB, tapi sebaliknya kalau proposal politik PKB yang menginginkan Cak Imin sebagai cawapres tidak diterima Gerindra, maka sangat mungkin PKB itu mencoba untuk cari poros lain yang mau menerima Muhaimin sebagai cawapres," yakinnya.

Adi lantas mengambil contoh ketika santer Prabowo akan diduetkan dengan Ganjar Pranowo. PKB saat itu langsung menunjukkan gestur akan geser ke poros lain jika duet Prabowo-Ganjar benar terjadi.

baca juga

"Beberapa waktu lalu ketika Prabowo dikaitkan dengan nama-nama lain sempat misalnya ada isu Prabowo-Ganjar atau Ganjar-Prabowo, elite PKB selalu mengatakan kalau itu terjadi maka koalisi PKB dengan bubar jalan. PKB menegaskan kalah memang Cak Imin bukan cawapres Prabowo maka mereka akan mencari tempat lain, ini yang sepertinya tidak diinginkan oleh Gerindra, maka ada kuncian politik biar PKB ngga kemana mana," sambungnya.

Oleh karena itu Adi memastikan, PKB menjadi kuncian Gerindra saat ini. Apalagi PKB merupakan representasi kaun Nahdliyin dan menguasai suara di Jawa Timur.

"Saya kira PKB sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh Gerindra terutama untuk menggenapi ambang batas 20 persen. Tanpa PKB, Gerindra nggak bisa maju sendiri harus mencari parpol yang suaranya setara dengan PKB, itu susah. Dengan PKB misal Gerindra nggak bisa maju, dengan NasDem nggak bisa juga karena ngga cukup kursinya," ucap dia.

"Ya kalau PKB angkat kaki, satu-satunya pilihan supaya Prabowo bisa maju harus berkoalisi dengan Golkar karena kursinya bisa menggenapi 20 persen. Makanya PKB itu dikunci betul, penting bagi Gerindra untuk menggenapi ambang batas presiden. Ditambah PKB itu parpol yang merepresentasikan politik NU dan menguasai Jawa Timur, inilah yang kemudian membuat Gerindra sangat jatuh hati dan menganggap PKB itu penting," lanjut Adi.

Saat disinggung soal peluang Cak Imin menjadi Cawapres Prabowo, Adi menegaskan masih sangat berpeluang. Mengutip pernyataan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, bahwa yang memegang 'kunci inggris' soal cawapres Prabowo itu Gus Muhaimin bukan yang lain.

"Bahkan sampai saat ini yang jadi prioritas prabowo itu Muhaimin itu didasarkan atas argumen bahwa PKB itu sudah bikin pakta integritas atau piagam kerja sama dengan Gerindra, lalu dari segi partai PKB kan mampu mengkonsolidasi dukungan politik kaum nahdliyin dan berbasis di Jatim yang selama ini jadi kekurangan prabowo," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Rencana Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati, Ganjar Pranowo: Pak Jokowi Perintahkan....

Soal Rencana Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati, Ganjar Pranowo: Pak Jokowi Perintahkan....

Surakarta | Selasa, 11 Juli 2023 | 16:45 WIB

Prabowo Subianto Makin Terkenal Menurut Survei IPN, Ini Analisisnya

Prabowo Subianto Makin Terkenal Menurut Survei IPN, Ini Analisisnya

Batam | Selasa, 11 Juli 2023 | 12:26 WIB

Soal Koalisi Pilpres 2014, PAN: Ganjar-Erick, Prabowo-Erick dan Airlangga-Zulhas Sama Seriusnya

Soal Koalisi Pilpres 2014, PAN: Ganjar-Erick, Prabowo-Erick dan Airlangga-Zulhas Sama Seriusnya

Video | Selasa, 11 Juli 2023 | 12:35 WIB

Terkini

Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami

Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:42 WIB

Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama

Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:17 WIB

PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem

PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:02 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan

Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan

Jabar | Senin, 06 Juli 2026 | 22:43 WIB

Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran

Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran

Jabar | Senin, 06 Juli 2026 | 22:37 WIB

Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor

Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor

Bogor | Senin, 06 Juli 2026 | 22:30 WIB

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?

Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 22:13 WIB

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 22:11 WIB

×