‘KURANG AJAR !! PALOH PERINTAHKAN PLATE SERET JOKOWI - MAHFUD BUKTIKAN KETERLIBATAN NASDEM’ ini adalah salah satu judul video yang diunggah oleh akun youtube Pilihan Rakyat pada Senin (10/07/23).
Video ini berisi narasi seolah-olah Surya Paloh memerintahkan Johnny G Plate agar menyeret Presiden Jokowi dan Mahfud MD ke dalam lingkaran korupsi BTS Kominfo.
Kemudian, video itu ditambah dengan tulisan ‘SERET JOKOWI KE PERSIDANGAN, MAHFUD BUKTIKAN KETERLIBATAN NASDEM!!!”
PENJELASAN
Sebelumnya, diketahui mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Johnny G Plate telah sah menjadi tersangka kasus korupsi tower BTS Kominfo hingga Rp8,2 Triliun Rupiah.
Untuk diketahui kebenarannya, Johnny memang sudah ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena terbukti melakukan tindakan korupsi atas proyek BTS Kominfo senilai Rp 8,2 Triliun.
Namun setelah ditelusuri, video berdurasi delapan menit empat detik itu tidak menampilkan bukti bahwa Paloh menyuruh Plate menyeret Presiden Jokowi dan Mahfud MD dalam persidangan.
Melansir dari suara.com, Saat dipersidangan, Johnny G Plate memang sempat membawa nama Presiden Jokowi ketika menyampaikan nota keberatan atau eksepsi.
Plate membantah dakwaan Jaksa tentang peningkatan jumlah target pembangunan menara BTS 4G Kominfo.
Johnny disebut Jaksa telah menyetujui perubahan target pembangunan menara BTS 4G dari 5.052 site desa menjadi 7.904 site desa pada 2021-2022 tanpa studi kelayakan. Padahal Johnny mengaku peningkatan target pembangunan tersebut adalah arahan dari Jokowi.
Kuasa hukum Johnny menegaskan kliennya tidak berniat korupsi karena memang program itu arahan dari Jokowi. Pada rapat terbatas kabinet di Istana Merdeka tanggal 3 Agustus 2020, Presiden Jokowi mengarahkan untuk penyelesaian pembangunan infrastruktur jaringan Information and Communication Technology (ICT).
Kuasa hukum Johnny mengatakan targetnya yakni Jokowi meminta menara BTS dibangun di 9.113 desa atau keluarahan. Setiap 1 menara BTS untuk satu desa. Oleh sebab itu, peningkatan menara menjadi 7.904 bukanlah inisiatif Johnny, tetapi arahan Presiden Jokowi.
KESIMPULAN
Video ‘KURANG AJAR !! PALOH PERINTAHKAN PLATE SERET JOKOWI - MAHFUD BUKTIKAN KETERLIBATAN NASDEM’ yang diunggah akun youtube Pilihan Rakyat memiliki konten yang sengaja dibuat untuk menyebarkan kebencian dan hoax.