Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat Hasbil Mustaqim Lubis menyoroti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan menjadi Undang-Undang.
Hal itu diutarakan Hasbil dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Hasbil menyoroti Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terkait kiprahnya yang dimulai jadi Dirut PT Inalum hingga diangkat jadi Menkes.
"Budi Gunadi Sadikin mantan dirut PT Inalum, tahun 2019 diangkat wakil Menteri BUMN, tahun 2020 barulah diangkat Menkes.," ujar Hasbil dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Hasbil_Lbs, Rabu (12/7).
Lebih lanjut, Hasbil mencecar Budi Gunadi terkait kompetensinya di dunia kesehatan. Bahkan, kader Demokrat itu menyinggung kalau RUU memang 'pesanan'.
"Tau apa anda soal Kesehatan? Sudah baca dan memahami seluruh isi RUU Kesehatan anda? Pesanan siapa ini RUU?," tandasnya.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai pengesahan UU baru ini ibarat berkah usai musibah.
"Setelah gelap terbitlah terang, setelah hujan badai muncul lah pelangi, setelah pandemi tiba saatnya melakukan transformasi," kata Budi saat memberikan pidato dalam rapat paripurna pengesahan UU Kesehatan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/7/2023).
Budi mengatakan, keberhasilan Indonesia melampaui krisis kesehatan terbesar di abad ini sebetulnya turut membuka mata pemerintah bahwa sistem kesehatan perlu diperbaiki, salah satunya melalui transformasi kesehatan. Ini karena masyarakat belum mendapat akses dan layanan kesehatan yang sangat baik.
Selain karena Pandemi Covid-19 telah menyebabkan ratusan ribu nyawa masyarakat melayang, Budi mengatakan, sebanyak 300 ribu masyarakat juga telah meninggal akibat stroke, lebih dari 3 ribu bayi meninggal akibat gangguan jantung , dan 5 juta balita hidup dalam kondisi stunting.
"Rakyat butuh akses dan layanan Kesehatan lebih baik. Sesudah badai pandemi ini saatnya kita bersama perbaiki dan bangun kembali sistem kesehatan Indonesia jadi lebih tangguh dari sebelumnya untuk generasi anak dan cucu kita," ucap Budi.
Apalagi, ia menekankan, saat Indonesia tengah berjuang untuk menjadi negara maju atau mencapai Indonesia Emas pada 2045. Supaya itu bisa terealisasi, menurut dia tidak ada cara selain membuat manusia Indonesia sehat secara merata.
"Berdasarkan itu, kami berterima kasih DPR menginisiasi RUU Kesehatan. Pemerintah mendukung penuh RUU kesehatan ini untuk perubahan lebih baik, dari fokus mengobati menjadi mencegah," ungkapnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah resmi menyerahkan daftar inventaris masalah (DIM) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan ke Komisi IX DPR RI.
Penyerahan DIM itu dilakukan langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI.
"Kami ingin sampaikan pendekatan pemerintah untuk dukung RUU ini adalah memastikan apapun yang akan kita lakukan bisa memberikan dampak ke masyarakat semaksimal mungkin," kata Menkes Budi dalam rapat kerja yang digelar, Rabu (5/4/2023).