Peneliti Ungkap Asal-Usul NII, Pemimpinnya Dieksekusi Mati hingga Dibubarkan Sukarno

Suara Liberte | Suara.com

Rabu, 12 Juli 2023 | 20:52 WIB
Peneliti Ungkap Asal-Usul NII, Pemimpinnya Dieksekusi Mati hingga Dibubarkan Sukarno
Ilustrasi teroris - Siapa Umar Patek (Donald Tong/Pexels)

Wakil Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Najih Arromadloni mengungkapkan sejarah dan peran Negara Islam Indonesia (NII) di pimpinan Sekarmadji Kartosoewirjo.

Menurut Najih, asal-usul NII menjadi penting untuk dipahami karena NII merupakan induk organisasi teror di Indonesia yang membawahi banyak kelompok teror yang ada hingga saat ini.

NII sendiri adalah organisasi Islam yang tujuannya membentuk negara Islam di Indonesia. Embrionya dapat dilacak pada gerakan Darul Islam (DI) yang terjadi pada awal 1948 dengan tujuan mendirikan Negara Islam Indonesia.

DI dengan pasukannya yang disebut Tentara Islam Indonesia (TII) sempat melakukan pemberontakan. Peristiwa itu kerap disebut sebagai DI/TII.

Setelahnya pada 1949, kata Najih, seorang tokoh Masyumi Jawa Barat, Sekarmadji Kartosoewirjo memproklamirkan Negara Karunia Allah Negara Islam Indonesia atau disebut sebagai NKA NII.

"Sebetulnya NII ini kan dari mulai awal didirikan oleh namanya Sekarmajdi Kartosoewirjo untuk mendirikan negara Islam," kata Najih dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Rabu (12/7/2023).

Gerakan militer NII di bawah Kartosoewirjo berhenti tahun 1962. Penyebabnya, pemerintahan Presiden Sukarno menangkap dan menghukum mati Kartosoewirjo.

"Gerakan militer terakhir mereka itu tahun 1962. Pendiri NII telah ditangkap dan dihukum mati pada zaman Presiden Sukarno," ujarnya.

Namun demikian, pergerakan NII masih terus berjalan meskipun gerakan militernya terhenti di tahun tersebut. Menurut Najih, NII kemudian mengubah perjuangannya dari militer ke gerakan bawah tanah.

"Pascatahun 1962 mereka mereorganisasi. Setelah kejadian itu, NII mengubah perjuangannya dari perjuangan militer ke clandestine (gerakan bawah tanah), termasuk dengan membentuk gerakan civil society," terang Najih.

"Gerakan mereka tetap berjalan dan beberapa kasus itu terjadi," imbuhnya.

Jika dikaitkan dengan konteks kekinian yakni Pondok Pesanten (Ponpes) Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang, pimpinan MUI itu mengatakan secara genealogi Al Zaytun dapat dilacak kepada NII.

"Genealoginya pasti bisa dilacak sampai ke NII. NII bersembunyi sudah sangat lama. Selama ini kan panji berjuang dari mulai tahun 60-an, kemudian Al Zaytun dirintis dari tahun 1992, diresmikan oleh Presiden Habibie tahun 1996, artinya sudah lebih dari 30 tahun perjalananya Al Zaytun," jelasnya.

"Kalau misalnya Panji Gumilang sekarang mengekspos pendapatan-pendapatannya ke publik, itu bukan tanpa maksud," jelas dia, menambahkan.

"Artinya, dia menganggap memang sudah saatnya. Dia sudah berhasil melakukan clandestine selama bertahun-tahun, sudah saatnya untuk show of force dan kemudian menawarkan ide-idenya ke publik," pungkas Najih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Desak Pemerintah Segera Masukkan NII dalam Daftar Organisasi Teroris

Peneliti Desak Pemerintah Segera Masukkan NII dalam Daftar Organisasi Teroris

| Rabu, 12 Juli 2023 | 18:04 WIB

CEK FAKTA: Al Zaytun Bubar, Mahfud MD Sukses Jebloskan Panji Gumilang ke Penjara

CEK FAKTA: Al Zaytun Bubar, Mahfud MD Sukses Jebloskan Panji Gumilang ke Penjara

| Rabu, 12 Juli 2023 | 13:13 WIB

Peneliti LPPI Ungkap Agenda Panji Gumilang Lemahkan dan Rusak Citra Umat Islam

Peneliti LPPI Ungkap Agenda Panji Gumilang Lemahkan dan Rusak Citra Umat Islam

| Rabu, 12 Juli 2023 | 09:51 WIB

Terkini

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:18 WIB

Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya

Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya

Sumsel | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:11 WIB

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI,  Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek

3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam

5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:07 WIB

Dinamika Tukar Raga dan Misteri Itomori dalam Your Name karya Makoto Shinkai

Dinamika Tukar Raga dan Misteri Itomori dalam Your Name karya Makoto Shinkai

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:00 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas

5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas

Jatim | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55 WIB

Cek Fakta: Benarkah Gal Gadot Dilabrak Dua Lipa di Toilet Acara Met Gala karena Seorang Zionis?

Cek Fakta: Benarkah Gal Gadot Dilabrak Dua Lipa di Toilet Acara Met Gala karena Seorang Zionis?

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:53 WIB

UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi

UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi

Jogja | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:51 WIB