Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang baru dilantik Budi Arie Setiadi memaparkan empat tugas yang menjadi prioritasnya setelah menjabat.
Adapun salah satunya yakni mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) damai 2024.
Hal tersebut ditanggapi Gigin Praginanto melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Gigin Praginanto menilai bahwa terkait tugas terhadap Budi Arie itu memperingatkan bahwa era rezim otoriter sudah kembali.
Gigin Praginanto pun menyebut bahwa pihak yang berpikir kritis juga harus kembali bergerak jika tak ingin masuk dalam jeruji besi.
"Dia memperingatkan bahwa era rezim otoriter telah kembali. Kaum kritis harus kembali bergerak di bawah tanah atau lari ke luar negeri bila tak ingin masuk penjara," ujar Gigin Praginanto dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @giginpraginanto, Kamis (20/7).
Sementara itu, Budi Arie diketahui membeberkan tugas-tugasnya itu saat Serah Terima Jabatan Menkominfo di Kantor Kominfo.
Diketahui bahwa Budi Arie resmi dilantik menjadi Menkominfo oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (17/7).
"Saya pikir tantangan kita banyak sekali soal infrastruktur digital, yang kedua soal platform-platform yang meresahkan masyarakat juga harus kita dibereskan, yang ketiga bagaimana ekosistem digital ini yang menjadi tanggung jawab Kominfo," ujar Budi saat Serah Terima Jabatan Menkominfo di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin (17/7).
"Dan yang keempat ini pesan dari pak presiden khusus, bersama pak menko bagaimana membangun narasi Pemilu Damai 2024," imbuhnya.
Dilansir dari CNN, udi dilantik sebagai Menkominfo bersama dengan Nezar Patria sebagai Wamenkominfo. Budi Arie sendiri menyebut Kominfo bukan dunia baru untuknya. Ia juga mengajak semua pihak untuk tetap optimis, meski saat ini tengah dilanda masalah.
"Ini bukan tempat dan wahana baru buat saya, terutama komunikasi dan informasi. Sesuai arahan Pak Menko, berat sekali tantangannya, tapi kita harus tetap optimis dan gerak cepat," kata Budi.
"Enggak usah pesimis, kalau yang bermasalah biarkan berurusan dengan masalahnya, kita semua yang tidak bermasalah menyelesaikan masalah," tambahnya.
Lebih lanjut, Budi mengatakan dirinya bersama dengan Nezar sebagai Wamen dan Mira Tayyiba selaku Sekretaris Jenderal Kominfo akan berupaya merapikan dan memberi semangat kembali untuk kementerian ini.
"Kita jangan karena ada masalah jadi mentalnya surut. kita harus tetap melihat optimisme ke depan, karena bandwidth untuk masyarakat itu penting," tuturnya.
"Jangan sampai masyarakat Indonesia ini tidak memiliki akses untuk melaksanakan atau menikmati akses terhadap digitalisasi dan perkembangan yang begitu pesat," pungkasnya.