Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti perihal loyalis bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan, Geisz Chalifah yang menantang Ketua Umum PSSI Erick Thohir menunjukkan catatan dari FIFA terkait Jakarta Internasional Stadium (JIS).
Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah menyinggung soal sikap pihak Anies Baswedan apakah bisa berubah jika Erick Thohir memperlihatkan bukti atau catatan dari FIFA terkait JIS.
"Nanti kalo diperlihatkan buktinya, apa sikap kalian akan berubah, pasti tidak. Akses masuk cuma satu dibuktikan sama video Persija aja kalian masih ngeyel," ujar Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Jumat (21/7).
Chusnul Chotimah pun menegaskan bahwa Erick Thohir selaku saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN merupakan orang yang pintar dan tak akan melayani orang semacam loyalis Anies Baswedan itu.
"Pak @erickthohir itu orang pintar, ga mungkin layani kalian," tandasnya.
Sementara itu, eks Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Geisz Chalifah mengungkapkan bahwa hingga saat ini rakyat tidak pernah tahu alasan FIFA membatalkan U-20. Karena surat resminya tidak pernah diperlihatkan.
"FIFA batalkan U20 diganti dengan U17.Tukang Rumput ngaku diminta FIFA, ketua PSSI ngaku pegang catatan dari FIFA," ujar Geisz Chalifah dikutip dari Fajar.
Ia pun menyentil Ahli Agronomi Rumput disebutnya tak memberi bukti formal, begitu pun dengan PSSI tak memberi catatan soal JIS.
"Kita tak pernah tau alasan FIFA batalkan U20. Surat resminya tak pernah kita lihat. Tukang Rumput tak memberi bukti formal. Ketiga, Ketua PSSI tak beri bukti catatan FIFA," ucapnya.
Adapun sebelumnya, Erick Thohir mengaku, dirinya sudah menerima catatan dari FIFA. Nanti ke depanya akan segera direnovasi agar sesuai dengan standar FIFA.
"Dan saya sudah bisa buktikan, sudah ada catatan dari FIFA tapi ngapain saya buka jadi polemik. Tapi nanti direnovasi diperbaiki sesuai dengan standar," kata Erick.
Menteri BUMN ini menegaskan, masalah rumput JIS standar atau tidak bukan dia atau PSSI yang menentukan, melainkan FIFA.
"Saya sudah berulang-ulang katakan, yang menentukan standar rumput itu bukan Erick Thohir bukan PSSI, itu FIFA. Kenapa kita perbaiki untuk supaya tembus standar FIFA. Jadi, kalau sekarang di sosial media bicara standar-standar itu bukan standar sosial media," pungkasnya.