Politisi Partai Demokrat, Soeyoto, mengomentari surat dari FIFA yang berisi rumput lapangan Jakarta International Stadium (JIS) harus direnovasi.
Baru-baru ini Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku pihaknya menerima surat dari FIFA berisi tentang perlunya JIS direnovasi untuk dijadikan sebagai venue Piala Dunia U-17 2023.
Menanggapi hal tersebut, Soeyoto merasa tidak tertampar dengan surat FIFA tersebut karena sejak awal dia sudah bisa menduganya.
Seperti diketahui, JIS sempat berpolemik usai diwacanakan menjadi venue Piala Dunia U-17 2023. Kubu pro Anies Baswedan menilai rumput lapangan JIS tidak perlu direnovasi karena dinilai telah berstandar FIFA.
“Bukan tamparan lah. Sejak awal sudah bisa diduga,” ujar Soeyoto, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @soeyoto1 pada Kamis (27/7/2023).
Pasalnya, PSSI bahkan bisa menyelamatkan diri dari hukuman FIFA dalam tragedi Stadion Kanjuruhan yang menelan lebih dari 100 jiwa.
“Kasus Kanjuruhan yang menelan 100an jiwa saja bisa mereka amankan dari hukuman FIFA, apalagi hanya soal rumput!!!” ujar Soeyoto.
Sementara itu, diungkap Erick FIFA akan datang ke Indonesia pada Sabtu (28/7/2023) malam untuk melakukan pengecekan terhadap calon venue Piala Dunia U-17 2023, termasuk JIS.
Adapun pengecekan berupa kesiapan venue, kualitas lapangan, team service, dan sebagainya. Pengecekan sendiri akan dilakukan pada Minggu (29/7/2023).
Baca Juga: Tips Menggunakan Paspor Tinder untuk Berkencan dan Networking di Luar Circle
“Khususnya renovasi lapangan baru yang kita usulkan seperti JIS jangan jadi polemik lagi ya,” ujar Erick dalam sesi konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (25/7/2023) petang WIB, dikutip dari Suara.com
“Di sini FIFA bilang soal rumput hybrid salah satunya memang harus diperbaiki karena jika tidak akan jadi masala dan makanya harus diganti. Dari FIFA catatannya adalah JIS yang diprioritaskan,” sambungnya.