Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terhitung telah bertemu dengan semua bakal calon presiden seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.
Bahkan, saat bertemu dengan Prabowo, ada relawan yang juga mendampingi. Hal tersebut tentu menimbulkan reaksi dari partai yang menaungi Gibran yaitu PDI Perjuangan (PDIP).
Gibran dipanggil PDIP usai dirinya dan relawan Gibran dan Jokowi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur bertemu dengan Prabowo Subianto di Angkringan Omah Semar pada Jumat (19/5/2023).
Saat diwawancarai Jurnalis senior Rosiana Silalahi baru-baru ini, Gibran menjawab tudingan dirinya tidak tegak lurus dengan partai.
Rosi mempertanyakan Gibran yang seolah-olah sedang bermanuver dan manuver tersebut seolah-olah sedang mengacak-acak perasaan PDIP.
Gibran menepis rumor tersebut karena faktanya dia langsung mengerjakan apa yang diarahkan partai kepada dirinya.
“Saya diberi arahan saya langsung berangkat. Besok berangkat ke Bogor, saya berangkat. Besoknya kemana lagi saya berangkat. Kalo nggak tegak lurus saya nggak mungkin hadir,” ujar Gibran di tayangan Rosi di Kompas TV, dikutip Suara Liberte pada Jumat (28/7/2023).
Selain itu, terkait pertemuannya dengan sejumlah bakal calon presiden yang kerap diartikan sebagai manuver, Gibran membantahnya.
Menurutnya, dia yang masih sangat baru di dunia politik perlu belajar dari semua orang sehingga pertemuannya dengan sejumlah bakal calon presiden tidak bisa diartikan sebagai manuver.
Baca Juga: Daftar Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina Setelah Dirombak Erick Thohir
“Saya kan masih baru sekali di politik. Saya harus banyak belajar dari semua orang. Jangan diartikan seperti itu,” jelas Gibran.