Warganet Gak Yakin yang Diucapkan Ganjar Pranowo akan Sama Jika Terpilih Jadi Presiden 2024

Suara Liberte

Senin, 31 Juli 2023 | 11:10 WIB
Warganet Gak Yakin yang Diucapkan Ganjar Pranowo akan Sama Jika Terpilih Jadi Presiden 2024
Warganet Gak Yakin yang Diucapkan Ganjar Pranowo akan Sama Jika Terpilih Jadi Presiden 2024 (Suara.com/Bagaskara)

Politikus Golkar, Andi Sinulingga mengungkapkan bahwa calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan (PDIP) mulai pro perubahan.

Diketahui bahwa sosok yang membawa narasi perubahan itu ialah capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan yang selama ini dinilai bersebrangan dengan pemerintahan saat ini.

Terkait hal itu, Andi Sinulingga menanggapinya melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, loyalis Anies Baswedan ini awalnya menyoroti perihal Ganjar Pranowo yang mengatakan akan mengoreksi pelbagai program Presiden Joko Widodo yang dirasa kurang pas jika terpilih sebagai presiden di Pilpres 2024.

Andi Sinulingga pun menilai bahwa Ganjar Pranowo mulai sadar kalau di pemerintahan Jokowi saat ini, banyak yang perlu dikoreksi.

"Ganjar mulai pro perubahan. Mulai sadar bahwa banyak hal yg perlu di koreksi dari era Joko Wi ini," ungkap Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga, Senin (31/7).

Adapun cuitan dari Andi Sinulingga itu kerap ditanggapi warganet Twitter. Salah satunya yakni dari akun @gabrobasal. Akun tersebut mengungkapkan ketidakyakinannya soal yang diucapkan Ganjar Pranowo bisa jadi kenyataan jika terpilih di kontestasi Pilpres 2024 mendatang sebagai Presiden 2024.

Bahkan, warganet tersebut mengatakan lebih yakin kalau ucapan Ganjar Pranowo itu merupakan strategi demi menghapuskan cap sebagai boneka Jokowi.

"Saya gak yakin apa yang diucapkan sama dengan kenyqtaan...saya lebih yakin ini hanya strategi menarik pemilih bahwa dia bukan penerus jokowi, bukan boneka jokowi...100 persen bablas ra coyo...," tuturnya dikutip Suara Liberte dari akun Twitter-nya @gabrobasal, Senin (31/7).

baca juga

Sementara itu, diketahui bahwa Ganjar Pranowo mengungkapkan hal tersebut ketika ada pernyataan soal hasil survei lembaga Australia, Utting Research, yang menunjukkan hanya 18 persen responden ingin kandidat capres melanjutkan program pemerintahan Jokowi.

"Kecuali kalau ada yang tak benar kita hentikan, kecuali ada yang tak pas, kita koreksi," kata Ganjar di Kuningan City, Jakarta, Sabtu (29/7).

Ganjar Pranowo pun kembali menegaskan walau bakal ada yang dikoreksi, program pemerintahan Jokowi tak bisa serta merta dihentikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Syukuran Kubu Anies Lihat Ganjar Akhirnya Menyambut Baik Angin Perubahan: Dia Mulai Sadar...

Syukuran Kubu Anies Lihat Ganjar Akhirnya Menyambut Baik Angin Perubahan: Dia Mulai Sadar...

Liberte | Senin, 31 Juli 2023 | 09:50 WIB

Ganjar Pranowo Mulai Pro Perubahan

Ganjar Pranowo Mulai Pro Perubahan

Liberte | Senin, 31 Juli 2023 | 08:40 WIB

Gak Berselang Lama, Ade Armando Kena Karma Usai Kritik Kubu Ganjar Pranowo

Gak Berselang Lama, Ade Armando Kena Karma Usai Kritik Kubu Ganjar Pranowo

Liberte | Senin, 31 Juli 2023 | 08:45 WIB

Terkini

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:05 WIB

Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK

Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:03 WIB

10 Mobil Terlaris Semester 1 2026: Suzuki Carry Semakin di Depan

10 Mobil Terlaris Semester 1 2026: Suzuki Carry Semakin di Depan

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 15:03 WIB

Review Worst Neighbor Ever: Dokumenter yang Cuma Mengeksploitasi Tragedi

Review Worst Neighbor Ever: Dokumenter yang Cuma Mengeksploitasi Tragedi

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 15:00 WIB

Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi

Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 15:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Apa Itu Soft Saving? Tren Keuangan yang Bisa Bikin Kamu Lebih Waras

Apa Itu Soft Saving? Tren Keuangan yang Bisa Bikin Kamu Lebih Waras

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 14:57 WIB

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:56 WIB

Musim Kemarau di Jogja Makin Ekstrem, Pakar Minta Warga Terapkan Konservasi Air

Musim Kemarau di Jogja Makin Ekstrem, Pakar Minta Warga Terapkan Konservasi Air

Jogja | Senin, 13 Juli 2026 | 14:53 WIB

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:52 WIB

×