Anies Gembira, Ketua Umum Golkar Teken Kesepakatan Gabung Koalisi Perubahan, Benarkah?

Suara Liberte

Selasa, 01 Agustus 2023 | 08:11 WIB
Anies Gembira, Ketua Umum Golkar Teken Kesepakatan Gabung Koalisi Perubahan, Benarkah?
CEK FAKTA: “Selamat buat Anies !! ketum Golkar tandatangani surat kesepakatan dengan Nasdem,pks & Demokrat….” (YouTube/DUNIA POLITIK)

Nyatanya, tidak ada informasi mengenai Partai Golkar bersepakat gabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Video itu, yang diunggah oleh kanal YouTube DUNIA POLITIK, hanya menjelaskan tentang tanggapan Partai NasDem mengenai kedekatan dan wacana bergabungnya Partai Golkar dengan KPP.

Video itu memiliki judul, “Selamat buat Anies !! ketum Golkar tandatangani surat kesepakatan dengan Nasdem,pks & Demokrat….”.

PENJELASAN

Kanal YouTube DUNIA POLITIK mengunggah video dengan klaim Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto, menandatangani kesepakatan dengan Partai Nasdem, PKS, dan Demokrat. Partai Golkar disebut memutuskan untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan.

Dalam tayangan video, terdapat tangkapan layar artikel dari Sindonews dengan judul “Golkar Gabung Koalisi Perubahan, Nasdem: Kekuatan Bertambah Besar”. Namun setelah ditelusuri, tangkapan layar tersebut merupakan hasil manipulasi. Artikel asli yang diunggah berjudul “Wacana Golkar Gabung Koalisi Perubahan, Nasdem: Kekuatan Bertambah Besar.”

Artikel yang diunggah pada 30 Maret 2023 tersebut juga dibacakan oleh narator pada video. Narasi tersebut berisi tentang Ketua DPP Partai Nasdem, Taufik Basari yang menyambut baik kedekatan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan para elite di Koalisi Perubahan.

Dalam artikel tersebut, Airlangga diberitakan hadir pada acara buka bersama yang diadakan oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Namun Airlangga tidak memastikan apakah buka bersama itu menjadi tanda bahwa Golkar merapat ke Koalisi Perubahan dan mendukung Anies.

Hingga saat ini, belum ada deklarasi resmi dari Partai Golkar mengenai keputusan untuk bergabung dengan salah satu koalisi yang telah ada. Dikutip dari Detik, Golkar masih bisa membuat poros baru asal menggandeng satu partai politik parlemen dengan minimal 30 kursi DPR RI, mengingat kursi Golkar di Senayan sebanyak 85 kursi DPR RI.

baca juga

SIMPULAN

Tidak ada informasi mengenai kesepakatan untuk bergabung dengan Kpp yang ditanda tangani oleh Ketum Partai Golkar sehingga konten ini merupakan konten manipulasi.

Narasi dalam video hanya menjelaskan tentang tanggapan Partai Nasdem mengenai kedekatan dan wacana bergabungnya Partai Golkar dengan KPP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Said Didu: Partai Golkar di Persimpangan Jurang

Said Didu: Partai Golkar di Persimpangan Jurang

Liberte | Jum'at, 28 Juli 2023 | 19:23 WIB

Siapa Dalang di Balik Gonjang-ganjing di Internal Partai Golkar?

Siapa Dalang di Balik Gonjang-ganjing di Internal Partai Golkar?

Liberte | Kamis, 27 Juli 2023 | 22:25 WIB

Digoyang Isu Munaslub, Golkar Seharusnya Belajar dari Demokrat

Digoyang Isu Munaslub, Golkar Seharusnya Belajar dari Demokrat

Liberte | Kamis, 27 Juli 2023 | 21:30 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×