PSSI dengan Keanehan Larangan Supporter Tamu, Pak Erick Thohir Gimana Nih?

Suara Liberte

Rabu, 02 Agustus 2023 | 07:40 WIB
PSSI dengan Keanehan Larangan Supporter Tamu, Pak Erick Thohir Gimana Nih?
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Kontroversi semakin panjang soal penonton akan dibatasi dan suporter lawan dilarang untuk datang pada laga away di Liga 1 2023-2024. Hal ini karena tak jelasnya aturan yang datang dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Adalah Penggiat Media Sosial Komisi Wasit yang menyuarakan hal ini, pihaknya menyoroti ancaman hukuman yang akan datang kepada tim dari Persebaya. Ini buntut datangnya supporter tim itu saat bertanding away melawan Persija.

Akun ini menilai bahwa klub bisa melawan balik ancaman hukuman ini dengan meminta pembuktian bahwa suporter mereka adalah pihak yang datang dan bukan suporter umum alias penggiat sepak bola.

"Jika Komdis tetap menghukum Persebaya dan Panpel Persija, maka kedua klub bisa gugat balik agar Komdis membuktikan bahwa yang datang mempunyai KTA Suporter Persebaya," ungkapnya seperti dilansir pada Rabu (2/8).

Menurut pihaknya, atribut saja tak bisa dijadikan bukti bahwa seseorang adalah penggemar atau fans dari sebuah klub bola. Terkadang fans bahkan mendukung lawan tim kesayangannya karena kesal. Selain itu jika hal ini malah dibenarkan, maka ada kemungkinan bahwa kebijakan ini disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menguras kantong tim lawan mereka di Liga 1.

"Kalau sekesar teriakan mendukung klub, kadang suporter tuan rumah jika kesel ama timnya sendiri juga balik dukung tim lawan. Apakah itu bisa dikatakan sebagai suporter tamu?" tegasnya.

Terkait kebijakan ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan jika hal tersebut memang sudah kesepakatan dan kebijakan dari pihak liga dengan kepolisian. ia menuturkan bahwa hal ini karena ada pengawasan dari FIFA.

"Sampai ada pemantauan dari FIFA, kalo gasalah pemantauannya FIFA sampai 2 tahun, tidak ada kerusuhan dan flare. Berat itu aturannya." ucapnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Barcelona Juvenil A yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17? Ini Penjelasannya!

Siapa Barcelona Juvenil A yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17? Ini Penjelasannya!

Your Say | Selasa, 01 Agustus 2023 | 20:25 WIB

Netizen Sebut Mees Hilgers Jadi Pemain yang Sedang Diproses Naturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia, Ini Alasannya

Netizen Sebut Mees Hilgers Jadi Pemain yang Sedang Diproses Naturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia, Ini Alasannya

Bola | Selasa, 01 Agustus 2023 | 20:22 WIB

Sedang Diproses, Timnas Indonesia Bakal Punya Amunisi Pemain Keturunan Baru

Sedang Diproses, Timnas Indonesia Bakal Punya Amunisi Pemain Keturunan Baru

Bola | Selasa, 01 Agustus 2023 | 19:55 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×