Hasil peninjauan yang dilakukan Federasi sepak bola dunia (FIFA) di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah menemukan beberapa catatan. Salah satnya adalah rumput stadion yang ditemukan berwarna kuning sehingga perlu segera dibenahi sebelum perhelatan Piala Dunia U-17.
Temuan itu didapat ketika tim perwakilan FIFA mulai melakukan inspeksi. Kepala Dispora Pemkot Surakarta, Rini Kusumandari, mengatakan FIFA memberi sejumlah catatan usai memeriksa Stadion Manahan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi sebagian rumput Stadion Manahan yang menguning.
“Dari hasil ini tadi, ada beberapa catatan, karena rumputnya kebetulan ada beberapa yang kuning, jadi kurang penyiraman, karena kondisi pompa kami yang kurang maksimal. Jadi nanti PR-nya untuk rumput," ujar Rini.
Menurut Rini, FIFA secara umum, menilai rumput Stadion Manahan rata-rata bagus. Hanya masih perlu penyempurnaan untuk perawatannya dan juga karena keterbatasan alat. Terkait daya pantul bola dan kepadatan rumput, FIFA diklaim cukup puas.
"Kami berharap harus disediakan alat untuk penyiraman dan alat pemotongan rumput. Kami akan mengikuti rekomendasi dari FIFA apa yang menjadi pekerjaan rumah," kata Rini. Stadion Manahan Surakarta terpilih menjadi tempat laga semifinal dan final Piala Dunia U-17 2023. Hal itu diungkapkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat meninjau seleksi pemain timnas U-17 Indonesia di Stadion Sriwedari, Surakarta pada beberapa waktu lalu.