Sosok Penyanyi Pinkan Mambo menjadi sorotan usai anak gadisnya berinisial MA (17) membongkar soal pelecehan seksual yang dilakukan oleh Steve Wantania.
Dalam sebuah podcast, MA akhirnya mengungkap pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya atau suami Pinkan Mambo itu saat dia berusia 12 tahun.
MA juga mengungkap bahwa Pinkan tidak membelanya dalam kasus tersebut. Menanggapi hal itu, Pinkan membantahnya. Menurutnya, dirinya adalah ibu terbaik, tak seperti tuduhan MA.
“Tidak seperti yang MA bilang kalau aku ibu yang tidak baik gitu. Enggak ada ibu yang lebih baik dari aku, percayalah,” ujar Pinkan, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Kamis (3/8/2023).
Namun, Deddy tidak sependapat dengan klaim Pinkan. Itu karena, hal itu sama saja dengan menganggap ibu-ibu lainnya tidak lebih baik.
“Kalau Anda mengatakan tidak ada ibu yang lebih baik dibandingkan dengan Pinkan, nggak percaya saya, berarti ibu saya tidak lebih baik dibandingkan Pinkan dong?” protesnya.
Pinkan lantas menjelaskan bahwa bukan hal itu yang dia ingin ungkapkan. Dia ingin mengatakan bahwa dia adalah ibu terbaik untuk MA.
"Bukan, bukan itu yang mau aku omongin. (Maksudnya) seorang ibu itu banyak yang baik, tapi untuk MA, menurut saya, orang yang paling sayang sama MA itu Pinkan," ujar Pinkan mencoba mengoreksi ucapannya.
Namun menurut Deddy, alasan Pinkan bisa mengklaim hal tersebut karena MA hanya memiliki satu ibu yaitu Pinkan. Tetapi menurut Pinkan, dialah yang paling menyayangi MA. Hal itu terbukti dari pengorbanannya untuk MA selama ini.
“Cuma mamanya doang yang bayarin uang sekolah, mamanya doang yang bayarin bajunya dari atas kepala sampai bawah, mamanya doang yang bela dia di pengadilan. Jadi mamanya ini yang paling sayang sama MA," ujar Pinkan.
Sebelumnya, MA mengaku dirinya tidak mendapat dukungan dari Pinkan Mambo saat dirinya mendapat perilaku pelecehann seksual dari ayah tirinya.
“Aku tidak berani untuk berbicara karena ibuku juga belum siap untuk membuka masalah ini ke publik. Tapi bagiku, ini sudah melampaui batas dan selama bertahun-tahun aku merasa harus menutupi semuanya,” ujar MA saat diwawancarai di Podcast Nadia Alaydrus.