liberte

PKS Peduli Disabilitas, Siap Dorong Ekualitas Komunikasi untuk Tuna Rungu di Indonesia

Suara Liberte Suara.Com
Jum'at, 25 Agustus 2023 | 11:12 WIB
PKS Peduli Disabilitas, Siap Dorong Ekualitas Komunikasi untuk Tuna Rungu di Indonesia
Ilustrasi perempuan tuna rungu (tuli). [Shutterstock/Syda Productions] (Shutterstock/Syda Productions)

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Ledia Hanifa Amaliah mendorong ekualitas komunikasi untuk  penyandang disabilitas dari tuna rungu alias tuli di Indonesia.

Dirinya mendorong adanya penuntasan soal akibat adanya perbedaan bahasa isyarat yang berlaku dalam wilayah tanah air yakni, Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) dan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).

Bersama Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin), pihaknya mendorong adanya kajian mendalam guna penuntasan masalah tersebut. Ini demi mudahnya kehidupan penyandang disabilitas dalam bermsyarakat. Caranya dapat dilakukan dengan menyoroti penerapannya di lembaga pendidikan luar biasa/Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Mayoritas yayasan SLB memang menggunakan SIBI sebagai bahasa isyarat yang diajarkan kepada murid-muridnya. Namun, sebagian kecil juga ada yang menggunakan BISINDO, bahkan verbal. Dalam UU Disabilitas yang berlaku sekarang, sebenarnya tidak ditetapkan secara mutlak jenis bahasa isyarat apa yang harus dipelajari”, ujarnya, dilansir Jumat (25/8).

Lebih lanjut, Ledia menyebut bahwa masalah perbedaan bahasa isyarat ini perlu segera diselesaikan.

“Jika tak segera diatasi, tentu perbedaan ini akan menyulitkan bagi penyandang tuli karena mereka tidak dapat memahami maksud isyarat dari lawan bicaranya. Karena salah satu ada yang menggunakan SIBI, sedangkan yang lain menggunakan BISINDO, dan sebaliknya. Hal ini juga akan menyulitkan anak-anak Tuli yang belajar bahasa isyarat karena adanya perbedaan antara yang dipelajari di sekolah dengan yang berlaku di komunitas tuli secara umum”, ucap Ledia.

Terakhir, Ledia mengajak Gerkatin dan komunitas penyandang Tuli lainnya untuk terus mensosialisasikan bahasa isyarat kepada masyarakat luas.

“Semakin banyak masyarakat yang terpapar bahasa isyarat, maka mereka juga bisa melakukan komunikasi dengan bahasa isyarat tersebut kepada penyandang disabilitas Tuli. Oleh sebab itu, perlu diaktifkan program belajar dengan media interaktif melalui platform online, khususnya, agar mudah diakses oleh masyarakat umum. Dimulai dari gerakan dan kosakata sederhana hingga tingkatan-tingkatan yang lebih rumit”, tegas Ledia.

Sebagai informasi, Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) SIBI merupakan bahasa isyarat yang diakui oleh pemerintah Indonesia dan digunakan dalam pengajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB).

Sedangkan, Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) adalah bahasa isyarat yang muncul secara alami dalam budaya Indonesia dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI