Kasus promosi judi online belakangan memang menyeret nama sederet publik figur. Bahkan, artis cantik Amanda Manopo rupanya juga diduga jadi salah satu yang mempromosikan hal terlarang itu.
Pihak Amanda Manopo pun akhirnya buka suara usai hadir memenuhi panggilan kepolisian. Sang pengacara menegaskan bahwa sejak awal kliennya mengira hal yang dipromosikan itu adalah game online dan bukan judi.
"Pada saat Manda ditawari project itu, itu lewat manajernya, Ricco, itu katanya game online, jadi bukan judi online. Jadi Manda tidak tahu sama sekali. Manda juga tidak mem-filter karena dia kan sudah ada manajer jadi ketika manajer melempar ke Manda otomatis Ricco sudah meneliti apakah pekerjaan itu layak diambil atau tidak," ujar Ina Rachman selaku kuasa hukum.
Pada momen itu, Amanda pun membongkar bayarannya yang tidak setimpal dengan nama baiknya yang kini menjadi tercoreng.
"Fee-nya kalau tahu juga ya Allah. Tanya aja sama kuasa hukum dan manajer saya," ungkapnya.
"Manda cuma dibayar Rp16 juta. Bukan dari permainan itu tapi dari endorse bikin video mentah itu. Manda itu bikin video disuruh pakai kaus dan dibaca skrip dan ya udah video biasa," sahut sang pengacara.
Sebagaimana diketahui bahwa belakangan ini pihak kepolisian memang mengusut tuntas para pelaku promosi judi online yang berasal dari kalangan artis. Bermula dari Wulan Guritno, kini sederet artis lain termasuk Amanda Manopo akhirnya ikut jadi sasaran.