Lampu Kuning Subak Sebagai Warisan Budaya Dunia

Esti Utami

Rabu, 28 Mei 2014 | 07:58 WIB
Lampu Kuning Subak Sebagai Warisan Budaya Dunia
Sawah berundak di Jatiluwih, Bali menjadi atraksi menarik bagi wisatawan (Foto: shutterstock)

Suara.com - Pada tahun 2012,  tata kelola pengairan di Bali atau yang dikenal dengan subak telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia (WBD) oleh UNESCO.  Sayang, penetapan ini  hingga kini tidak diikuti oleh rencana aksi pengelolaan.

"Tarik ulur antara pemerintah pusat, Pemprov Bali, dan pemkab di Bali mengakibatkan rencana aksi gagal," katanya pengamat pertanian dari Universitas Udayana, Prof I Wayan Windiadi Denpasar, Selasa (27/5/2014).

Ketua Pusat Penelitian Subak Unud itu menjelaskan bahwa pengakuan UNESCO terhadap subak sebagai warisan budaya dunia (WBD) setelah Bali berjuang selama 12 tahun, termasuk usulan rencana aksi pengelolaan diajukan bersamaan dengan proposal permohonan WBD itu.

Pada tahun ini rencananya dibentuk semacam forum dan kucuran dana bantuan Rp100 juta untuk 17 subak yang termasuk dalam WBD. Bahkan Direktur World Heritage Culture (WHC) UNESCO, telah mengirim surat peringatan kepada Dubes RI di Paris dan Wakil Tetap Indonesia di UNESCO tentang tidak adanya aksi nyata di kawasan WBD sebagaimana yang telah dijanjikan dalam proposal.

Untuk itu, Pemerintah Indonesia harus memberikan pertanggunganjawab dalam sidang UNESCO pada tahun 2015.  "Ini adalah semacam 'lampu kuning' dari penetapan subak sebagai WBD. Kalau pada tahun 2015 pemerintah tidak mampu memberikan penjelasan yang dapat diterima UNESCO, mungkin risikonya akan sangat memalukan bangsa Indonesia," tegas Prof Windia.

Windia yang aktif mengikuti berbagai diskusi dan lokakarya tentang WBD yang digelar pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menambahkan, tidak mudah memang untuk merealisasikan rencana aksi itu karena hambatan birokrasi.

Kondisi di Bali juga sama, berbagai usul sudah dilakukan agar subak sebagai WBD mendapatkan sentuhan langsung terutama ke-17 subak yang diakui sebagai WBD. Ke-17 subak tersebut terdiri atas 14 subah di kawasan Catur Angga Batukaru Kabupaten Tabanan dan tiga subak di daerah aliran sungai (DAS) Pakerisan, Kabupaten Gianyar dengan total luas sekitar 1.000 hektare menjadi satu kesatuan telah ditetapkan menjadi WBD. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memperingati 100 tahun Gong Kebyar

Memperingati 100 tahun Gong Kebyar

Lifestyle | Sabtu, 17 Mei 2014 | 01:30 WIB

Uniknya Pedagang Bakso di Ubud

Uniknya Pedagang Bakso di Ubud

Your Say | Minggu, 04 Mei 2014 | 08:59 WIB

Ke Sanur? Jangan Lupa Sup Ikan Mak Beng

Ke Sanur? Jangan Lupa Sup Ikan Mak Beng

Your Say | Rabu, 23 April 2014 | 08:12 WIB

Nikmatnya Sate Lilit Tuna di Pesinggahan

Nikmatnya Sate Lilit Tuna di Pesinggahan

Your Say | Selasa, 15 April 2014 | 08:02 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×