Bambu Miliki Kemampuan Setara dengan Beton

Angelina Donna

Minggu, 15 Juni 2014 | 11:55 WIB
Bambu Miliki Kemampuan Setara dengan Beton
Ilustrasi bambu (Shutterstock).

Suara.com - Pendiri Banten Creative Community, Mukoddas Syuhada mengatakan, masih banyak masyarakat yang menyangsikan kemampuan bambu untuk konstruksi padahal tanaman ini memiliki kemampuan setara besi dan beton.

"Indonesia kaya akan bambu sehingga mengapa kita tidak memanfaatkannya untuk membangun konstruksi jembatan, rumah, pagar dan lain sebagainya," kata Mukoddas di Serang, Minggu (15/6/2014), usai menggelar wisata edukasi bambu.

Wisata edukasi Bambu kata Mukoddas diisi dengan workshop, pelatihan, penanaman pohon, hadir juga mahasiswa asing asal Prancis, Vietnam, Jerman, Pakistan, Meksiko, Thailand untuk belajar mengenai bambu.

Sebagai bukti bambu memiliki kekuatan setara besi, Mukoddas memperlihatkan, dua unit sepeda terbuat dari bambu yang ternyata aman, nyaman, dan menyenangkan untuk dikendarai meskipun harus melalu jalur ekstrim.

Mukoddas mengatakan, melalui wadah komunitas berkewajiban menyosialisasikan pentingnya memanfaatkan kearifan lokal di suatu daerah yakni bambu agar dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Dia mengatakan, seperti jembatan gantung di Lebak yang menggunakan kerangka besi, mengapa tidak menggunakan bambu yang banyak terdapat di daerah tersebut. Beberapa negara Eropa saat ini justru menggunakan bambu sebagai kerangka jembatan bahkan mampu dilewati kendaraan roda empat.

Bambu yang direndam secara alami, kata dia, justru semakin kuat bahkan tidak bisa dipotong dengan gergaji biasanya sehingga seharusnya dapat dipergunakan untuk konstruksi jembatan.

"Bambu di Indonesia berlimpah, tetapi pemanfaatannya justru jauh tertinggal dibandingkan sejumlah negara yang tidak memiliki banyak bambu. Hal ini karena masih ada anggapan bambu sebagai simbol kemiskinan, misalnya rumah yang menggunakan bilik (anyaman bambu) dianggap semi permanen," kata Mukoddas.

Ia mengatakan, Indonesia memiliki 12 persen koleksi bambu dunia, seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai jembatan penyeberangan orang, gerbang tol, rumah, bahkan museum seperti di luar negeri.

Bahkan hasil penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum di Bandung menunjukkan bambu dapat berfungsi sebagai tulang beton, sehingga lebih terjangkau, kata Mukoddas.

Mukoddas mengatakan, komunitasnya saat ini mulai memproduksi sepeda bambu dalam arti frame (kerangka) sepeda terbuat dari bambu, sedangkan lainnya tetap menggunakan komponen sepeda.

Bahkan untuk frame bambu tersebut Mukoddas berani memberikan jaminan seumur hidup, hasil karyanya tersebut akan dipresentasikan di Norwegia dalam waktu dekat.

Dukungan penggunaan bambu sebagai konstruksi bangunan dalam 2 - 3 tahun ini justru datang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan karena akan mengurangi penggunaan kayu untuk bangunan, jelas Mukoddas.

Mukoddas juga mengingatkan, tanaman bambu dikenal sebagai tanaman yang mengikat air, daunnya yang rimbun dapat menahan air hujan sedangkan akar dan batangnya dapat menyimpan air, sehingga halaman rumah yang memiliki bambu biasanya sumurnya tidak pernah kesulitan air.

"Tanaman ini sebenarnya juga dapat dipergunakan untuk mengindarkan erosi di bantaran sungai, dibandingkan harus menggunakan beton. Bambu dapat menjadi terucuk alami karena akarnya akan menghunjam ke dalam tanah," jelas dia.

Mukoddas mengatakan, pihaknya juga tengah membiakkan Bambu langka jenis bambu hitam (black betung) sudah dipesan untuk angklung Saung Ujo dan bambu macan tutul (masyarakat sering mengenal juga sebagai bambu batik).

Tanaman bambu selain mudah dipelihara dan gampang tumbuh, juga menghasilkan oksigen 35 persen lebih besar dibanding tanaman lain, dan menyerap karbondioksida lebih banyak, serta mampu menyerap bau.

“Sifat tanaman bambu yang mampu mengangkat air tanah sering dipergunakan sebagai cadangan air tanah, juga sering dipergunakan untuk memulihkan kembali lahan kritis seperti untuk konservasi pada areal bekas tambang”, jelas Mukoddas. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bye-bye Komedo! 5 Nose Strip Arang Bambu untuk Hidung Bersih dan Mulus

Bye-bye Komedo! 5 Nose Strip Arang Bambu untuk Hidung Bersih dan Mulus

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Menteri LH Soroti Ekowisata yang Selaras dengan Alam, dari Dusun Bambu hingga Megamendung

Menteri LH Soroti Ekowisata yang Selaras dengan Alam, dari Dusun Bambu hingga Megamendung

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:09 WIB

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:37 WIB

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:38 WIB

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Jembatan Bambu Dibongkar, Warga Tegal Alur Keluhkan Akses ke Pasar dan Sekolah

Jembatan Bambu Dibongkar, Warga Tegal Alur Keluhkan Akses ke Pasar dan Sekolah

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:37 WIB

Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman

Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara

Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Bebas Kulit Ditarik! Ini 4 Essence Cleanser Bikin Wajah Bersih dan Lembap

Bebas Kulit Ditarik! Ini 4 Essence Cleanser Bikin Wajah Bersih dan Lembap

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap

Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Fantasi Banget! Narnia: The Magician's Nephew Rilis Trailer, Tayang 2027

Fantasi Banget! Narnia: The Magician's Nephew Rilis Trailer, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Martha Tilaar Punya Brand Apa Saja? Ini Daftar Merek Kecantikannya

Martha Tilaar Punya Brand Apa Saja? Ini Daftar Merek Kecantikannya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Pengakuan Febrie Adriansyah di Sidang: Tinggalkan Jampidsus karena Diminta Mundur!

Pengakuan Febrie Adriansyah di Sidang: Tinggalkan Jampidsus karena Diminta Mundur!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:41 WIB

7 Ciri-ciri Sepatu Adidas Samba Original vs KW Super, Ini Cara Membedakannya

7 Ciri-ciri Sepatu Adidas Samba Original vs KW Super, Ini Cara Membedakannya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Prabowo Wajib Tahu, Orang Ini Paling Menderita karena Dampak Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra

Prabowo Wajib Tahu, Orang Ini Paling Menderita karena Dampak Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:39 WIB

KPK Segel Ruangan BNPB Pasca-OTT, Sestama dan Pihak Swasta Ikut Diamankan

KPK Segel Ruangan BNPB Pasca-OTT, Sestama dan Pihak Swasta Ikut Diamankan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

×