Festival Lima Gunung yang Selalu Ditunggu

Esti Utami

Selasa, 19 Agustus 2014 | 11:20 WIB
Festival Lima Gunung yang Selalu Ditunggu
Gunung Merapi [Antara/Teresia May]

Suara.com - Sudah 13 tahun terakhir, komunitas warga lereng lima gunung di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengelar acara tahunan
"Festival Lima Gunung". Dan tahun ini festival yang diikuti komunitas Seniman dan petani di lereng Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh itu akan digelar Sabtu-Minggu (23-24/8/2014) ini.

Pada 2014 sebagai penyelenggaraan tahun ke-13, akan berlangsung di Gunung Merbabu tepatnya di Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.

Berbagai kegiatan akan digelar dalam Festival Lima Gunung ke-13 ini, seperti kirab budaya para seniman Komunitas Lima Gunung, orasi budaya, pemukulan gong oleh para petinggi komunitas, pentas berbagai kesenian tradisional dan kontemporer oleh para seniman petani komunitas lima gunung dan mereka yang berasal dari berbagai kota.

Dalam kesempatan itu juga akan diluncurkan buku "Sanak kadang" yang berisi kumpulan tulisan tentang kegiatan seni dan budaya Komunitas Lima Gunung selama beberapa tahun terakhir.

Festival ini digelar secara mandiri oleh warga setempat, tanpa bantuan sponsor, donatur, maupun pemerintah. Semangat kepemilikan bersama terhadap Festival Lima Gunung, dinilai menjadi kekuatan utama penyelenggaraan kegiatan tahunan ini.

"Rasa kepemilikan atau melu handarbeni atas peristiwa inilah yang membuat Festival Lima Gunung dapat bertahan hingga saat ini," ujar Memet Chairul Slamet, pengamat seni Institut Seni Indonesia (ISI), Selasa (19/8/2014).

Memet mengemukakan Festival Lima Gunung melibatkan banyak komunitas, tak hanya diikuti kelompok-kelompok di Komunitas Lima Gunung, tetapi juga jejaring mereka di berbagai kota dan bahkan luar negeri.

"Itulah kiranya yang membuat festival itu  terus menerus ingin diselenggarakan. Mereka selenggarakan dengan mandiri dan mampu
bertahan dengan apa adanya, dan sangat natural," papar Memet.

Bahkan, Festival Lima Gunung buka semata-pesta kesenian orang dusun di kawasan lima gunung di Kabupaten Magelang itu, tetapi sebuah perayaan kebudayaan. Ia mengemukakan penyelenggaraan festival mereka tidak tergantung kepada individu-individu di dalamnya, melainkan kebersamaan di antara mereka, termasuk dengan jejaringnya.

Memet menambahkan berbagai usaha oleh komunitas lima gunung untuk terus mengembangkan relasi dan memperkuat jalinan komunikasi antarkomunitas, serta saling menghargai keberadaan di antara mereka, akan terus membuat festival itu menjadi ajang yang ditunggu-tunggu.

Pada kesempatan lain, sutradara Garin Nugroho menyebut jarang festival dalam skala besar di Indonesia mampu diselenggarakan
secara rutin dan mandiri, dan bertahan lebih dari 10 tahun, seperti halnya Festival Lima Gunung.

"Sebuah festival besar atau yang lebih besar, uang menjadi faktor penting. tetapi modal terbesar dalam Festival Lima Gunung bukan uang, melainkan kekuatan persaudaraan masyarakat gunung dalam komunitas ini," katanya.

Ia menyebut festival itu seakan ingin menanamkan dalam hati siapa saja bahwa gunung sebagai tempat terbaik di bumi. Orang kota, katanya, umumnya menganggap letusan gunung sebagai bencana, tetapi orang gunung memandang sebagai siklus hidup. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Festival Palang Pintu Kemang Digelar Lagi

Festival Palang Pintu Kemang Digelar Lagi

Lifestyle | Jum'at, 06 Juni 2014 | 10:13 WIB

Lomba Menyumpit di Pekan Gawai Dayak 2014

Lomba Menyumpit di Pekan Gawai Dayak 2014

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2014 | 20:21 WIB

Terkini

Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?

Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:03 WIB

Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal

Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:02 WIB

From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa

From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan

Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:50 WIB

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

×