Kisah Selembar Sarung, Musik Jazz dan Fashion di Samarinda

Esti Utami

Kamis, 28 Agustus 2014 | 14:28 WIB
Kisah Selembar Sarung, Musik Jazz dan Fashion di Samarinda
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Selembar sarung bagi sebagian orang tak memiliki arti apa-apa. Tapi bagi banyak daerah di Nusantara, sarung menjadi identitas sebuah wilayah. Seperti misalnya Samarinda, ibukota Kalimanatan Timur yang terkenal dengan Sarung Samarinda.

sarung hasil tenunan tradisional dari kota Samarinda ini kini terkenal hingga ke mancanegara. Sebenarnya sarung Samarinda yang sudah berumur ratusan tahun ini berasal dari suku Bugis dari Sulawesi Selatan. Mereka hijrah ke Samarinda Seberang sekitar abad ke-17.

Menurut silsilah, kedatangan suku Bugis ke tanah Kutai pada tahun 1665 menyusul kerusuhan di kerajaan Bone. Kerusuhan ini memaksa seorang bangsawan Wajo, La Ma Dukellang mengungsi ke Tanah Kutai bersama keluarganya dengan menggunakan beberapa buah kapal. Mereka membawa tradisi menenun  hingga ke tempat perantauannya. Demikianlah sarung asalnya 'milik' suku Bugis yang dikembangkan dan kini terkenal sebagai sarung Samarinda dan dikenal hingga mancanegara

Hingga saat ini tenun tradisional sarung Samarinda masih mempergunakan peralatan tradisional dari kayu, dan secara keseluruhan dikerjakan dengan tenaga manusia, mulai dari pewarnaan benang, memintal, menenun sampai mencuci. Dan untuk menjaga warisan ini, pemkot Samarinda akan kembali menggelar "Kemilau Sarung Samarinda 2014" pada Jumat (29/8/2014).

Tema 'Jazz, Love dan Fashion' akan dangkat dalam gelaran kali ini. Juga akan ada kejutan, di mana akan ditampilkan beragam busana kerja berbahan sarung Samarinda.

Setidaknya 150 model akan memeragakan berbagai kreasi busana menggunakan bahan sarung Samarinda. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda HM Faisal, mengatakan dengan konsep baru Kemilau Sarung Samarinda itu diharapkan dapat memberi nilai tambah sarung Samarinda. "Terutama, untuk lebih mempromosikan Sarung Samarinda untuk karya desainer," kata Faisal.

Sementara, Ketua Panitia Kemilau Sarung Samarinda 2014 Agnes Gering, mengatakan, pada kegiataan ini akan menampilkan 20 desainer lokal.

"Tahun ini (2014) ada 20 disainer/agency modeling Samarinda yang siap beraksi dengan menampilkan 150-an model dengan busana bahan Sarung Samarinda, kemudian ditambah model dari kalangan perbankan dan instansi di lingkungan pemkot sehingga pagelaran ini akan meriah dan seru," ungkap Agnes. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksikan "Syair Lampung Karam" di Festival Krakatau Lampung

Saksikan "Syair Lampung Karam" di Festival Krakatau Lampung

Lifestyle | Selasa, 26 Agustus 2014 | 15:45 WIB

Jangan Lewatkan Meriahnya Festival Danau Toba

Jangan Lewatkan Meriahnya Festival Danau Toba

Lifestyle | Kamis, 21 Agustus 2014 | 14:30 WIB

Merasakan Otentiknya Ranah Minang

Merasakan Otentiknya Ranah Minang

Lifestyle | Kamis, 10 Juli 2014 | 08:02 WIB

Terkini

Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari

Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:13 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut

Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:02 WIB

Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna

Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik  setelah Cuci Muka

3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!

5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:20 WIB

Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital

Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:02 WIB

Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?

Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi

6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:15 WIB

Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu

Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan

Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:51 WIB

×