- Di kehidupan sehari-hari, anak-anak sebenarnya sudah sering bersentuhan dengan hal-hal sederhana yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, dan lingkungan.
- Mulai dari cara menyeberang jalan dengan aman, menjaga kebersihan kelas, sampai membuang sampah pada tempatnya.
- Karena itu, penting untuk menanamkan kesadaran tersebut sejak usia dini dengan cara yang sederhana, dekat dengan keseharian mereka, dan dibuat menyenangkan agar mudah dipahami.
Suara.com - Di kehidupan sehari-hari, anak-anak sebenarnya sudah sering bersentuhan dengan hal-hal sederhana yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, dan lingkungan. Mulai dari cara menyeberang jalan dengan aman, menjaga kebersihan kelas, sampai membuang sampah pada tempatnya. Karena itu, penting untuk menanamkan kesadaran tersebut sejak usia dini dengan cara yang sederhana, dekat dengan keseharian mereka, dan dibuat menyenangkan agar mudah dipahami.
Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pendidikan karakter serta peningkatan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya lingkungan yang aman dan berkelanjutan. Program-program edukasi seperti ini sejalan dengan pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di sektor pendidikan yang menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini.
Dalam praktiknya, edukasi mengenai keamanan, keselamatan, dan kepedulian lingkungan dikemas secara sederhana dan interaktif agar lebih mudah diterima oleh siswa sekolah dasar. Dengan pendekatan ini, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk kebiasaan, sikap, dan kesadaran sosial anak sejak dini.

General Manager Regional Office Jakarta PT Nawakara Perkasa Nusantara, Edi Susanto, menyampaikan bahwa program Nawakara GEMILANG merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pendidikan karakter generasi muda Indonesia.
“Melalui program Nawakara GEMILANG, kami ingin menghadirkan edukasi yang bermanfaat dan mudah dipahami anak-anak mengenai pentingnya keamanan, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman positif sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak usia dini,” ujar Edi Susanto.
Sementara itu, Kepala Madrasah Maulana Hasanudin Cilegon, Hindun Nafsiah, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut yang dinilai dekat dengan keseharian siswa dan mudah dipahami.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mendukung pengembangan karakter dan wawasan siswa. Anak-anak jadi lebih mudah memahami pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, dan lingkungan karena disampaikan dengan cara yang menarik dan dekat dengan kehidupan mereka,” ujar Hindun Nafsiah.
Melalui pendekatan yang ringan, interaktif, dan dekat dengan keseharian anak, diharapkan kesadaran tentang keamanan, keselamatan, dan kepedulian lingkungan dapat tertanam lebih kuat sejak dini dan terbawa hingga mereka dewasa.