Bersama Komunitas Historia, Belajar Sejarah Jadi Indah

Esti Utami

Minggu, 31 Agustus 2014 | 07:30 WIB
Bersama Komunitas Historia, Belajar Sejarah Jadi Indah
Komunitas Historia saat napak tilas Kemerdekaan bberapa waktu lalu (suara.com/Tengku Sufiyanto)

Suara.com - "Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jasmerah)". Pesan Bapak Proklamator sekaligus presiden pertama, Soekarno ini, tampaknya masih akan terus relevan dengan perkembangan jaman.

Betapa pentingnya sejarah bagi sebuah bangsa, sehingga ada ungkapan jika ingin menghancurkan sebuah bangsa pisahkan sejarah dari kaum mudanya. Sayangnya, di Indonesia, pelajaran sejarah itu sering membosankan. Monoton dan tidak mengundang rasa ingin tahu.

Tapi ternyata, ada loh cara asyik belajar sejarah. Yakni dengan bergabung dengan Komunitas Historia Indonesia (KHI). Adalah Asep Kambali, alumnus jurusan sejarah Universitas Negeri Jakarta, yang membidani komunitas ini.

Komunitas Historia resmi berdiri pada  22 Maret 2003, selain Asep komunitas ini juga didirikan oleh sejumlah mahasiswa jurusan sejarah UNJ. Konsepnya, mengedepankan dan mengingatkan pentingnya sejarah dan budaya Indonesia bagi kaum muda. Belajar sejarah. memang tak seperti hobi lain, makanya Asep harus memutar otak agar orang tertarik belajar dan menjadikannya gaya hidup.

"Kayak orang Eropa deh, kalau kita ke Eropa pasti lihatnya tempat bersejarah deh. Nah, saya ingin bikin sejarah Indonesia jadi populer,” terangnya kepada suara.com beberapa waktu lalu.

Namun, membuat sesuatu yang beda, bukan hal yang gampang. Bahkan hingga sekarang pun masih banyak orang yang mengganggap belajar sejarah itu aneh. Banyak yang memandang sepele tentang sejarah bangsa sendiri.

"Memang intinya dibentuk Komunitas Hostoria untuk mengingat dan mengedepankan sejarah dan budaya Indonesia demi anak bangsa," tambah Asep.

Asep menuturkan, Pada awal berdirinya, KHI hanya beranggotakan 7 orang, yaitu terdiri atas beberapa mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Indonesia (UI).  Perlahan tapi pasti anggota KHI terus bertambah. Saat ini anggotanya tercatat 23.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Banyaknya orang yang lantas bergabung, tak lepas dari program-programnya yang ngepop.  Sehingga banyak orang nyaman belajar sejarah bersama KHI. Coba simak Wisata Kota Tua, Jelajah Malam, Menginap di Museum, Program Aku menjadi Penyelidik Sejarah, serta Gerakan Nasional Hari Belajar Sejarah Indonesia pada 23 Maret.

Asep menambahkan, dengan kegiatan rekreasi (empirik) dengan langsung mengunjungi langsung situs sejarah budaya atau museum, akan membuat pemahaman sejarah akan mudah dicerna, diingat dan melekat.

"Selain itu KHI juga memiliki progam yang cukup dikenal dari komunitas ini antara lain, Heritage Trail Pecinan Tangerang, Walking Tour Soempah Pemoeda, Tour de Busway, Wisata Malam Kota Tua, dan Night at The Museum," tambahnya.

Saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69 lalu misalnya, KHI menggelar  acara napak tilas ke sejumlah tempat yang berkaitan dengan sejarah proklamasi, seperti Museum Perumusan Naskah Proklasi, Gedung Joeang dan Tugu Proklamasi.

"Sangat senang gabung dengan KHI, bisa mempelajari sejarah dan budaya Indonesia melalui edukasi, hiburan, dan rekreatif, dan tentunya melalui visual desain," kata Wiwid, anggota KHI yang ikut serta acara napak tilas itu. Jadi mari belajar sejarah bersama KHI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengejar Garis Finish Bersama "Indo Runners"

Mengejar Garis Finish Bersama "Indo Runners"

Lifestyle | Sabtu, 23 Agustus 2014 | 09:00 WIB

Kisah Para 'Petani' di Belantara Jakarta

Kisah Para 'Petani' di Belantara Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 13:38 WIB

Berburu Uang Kuno di Pasar Baru

Berburu Uang Kuno di Pasar Baru

Lifestyle | Jum'at, 25 Juli 2014 | 12:45 WIB

Kisah Barang Bekas dan "Giving Loving"

Kisah Barang Bekas dan "Giving Loving"

Lifestyle | Selasa, 22 Juli 2014 | 19:00 WIB

Terkini

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

×