Studi: Ada Optimisme Semu Investor Indonesia Pada Masa Pensiun

Esti Utami | Suara.com

Kamis, 25 September 2014 | 15:33 WIB
Studi: Ada Optimisme Semu Investor Indonesia Pada Masa Pensiun
Ilustrasi uang. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Survei yang dilakukan perusahaan asuransi, reksa dana, dan manajemen aset, Manulife Indonesia, menemukan adanya tren optimisme semu investor Indonesia terhadap masa pensiun. Pasalnya keyakinan hidup sejahtera saat pensiun tidak dibarengi dengan kemauan berinvestasi.

"Investor Indonesia menunjukkan optimisme tinggi jika ditanya tentang rencana pensiun. Namun, hanya kurang dari setengah jumlah responden yang menyatakan sudah mulai merencanakan masa pensiun," kata Chief of Employee Benefits PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Nur Hasan Kurniawan di Jakarta, Kamis (25/9/2014).

Manulife melalui "Manulife Investor Sentiment Index (MISI)" melakukan suvei wawancara tatap muka terhadap 500 responden yang merupakan investor kelas menengah hingga atas. Survei dilakukan pada Kuartal II (April--Juni) 2014.

Hasan memperkirakan tren optimisme yang tidak mendasar ini bakal terus terjadi jika tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia tidak ditingkatkan. Upaya meningkatkan tingkat literasi keuangan, kata dia, dapat menggerakkan masyarakat mengenali produk-produk investasi yang benar-benar memberikan imbal hasil untuk jangka panjang.

Hasan menyebutkan, berdasarkan survei Manulife, lebih dari 150 investor atau 30 persen responden mengaku optimistis dapat mempertahankan gaya hidup saat ini, ketika memasuki usia pensiun.

Bahkan, ujar Hasan, 97 persen investor meyakini akan memiliki penghasilan setelah pensiun dengan nilai setara 84 persen dari penghasilan mereka saat ini. Sayangnya, kata Hasan, keyakinan tersebut tidak didukung aksi nyata.

"Baru 43 persen responden yang sudah menyiapkan masa pensiunnya," ujar dia.

Di samping itu, kata Hasan, optimisme terhadap masa pensiun juga tidak disertai dengan cara investasi yang tepat. Ia menyebutkan sebanyak 34 persen investor menyimpan dana masa depan mereka dalam bentuk tabungan dan deposito perbankan yang memberikan imbal hasil relatif kecil.

Jika melihat temuan Manulife, mayoritas investor berharap tabungan saat mereka bekerja dapat menyumbang 26 persen pengeluaran mereka saat pensiun. Hal itu, lanjut dia, berarti para investor berharap mendapat imbal hasil yang tinggi dan berjangka panjang dari investasi mereka saat ini.

"Padahal, tabungan yang direncanakan bisa jadi tergerus laju inflasi," kata Hasan.

Investor juga masih berharap dapat memiliki pekerjaan baru saat pensiun. Dari pekerjaan tersebut, investor memperkirakan mendapat kontribusi anggaran 18 persen untuk masa pensiun. Selain itu, investor juga berharap warisan setidaknya dapat membantu 10 persen pengeluaran mereka saat masa pensiun.

"Padahal, jika melihat umur pensiun yang rata-rata 56 tahun, mencari kerja pada usia tua bukanlah hal mudah karena pertimbangan kesehatan dan kondisi industri yang berubah. Untuk bergantung pada warisan pun, bukanlah yang tepat karena unsur ketidakpastian," ujar dia.

Dari survei tersebut, ditemukan pula hanya 22 persen investor Indonesia yang mengikuti program pensiun yang diwajibkan pemerintah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Takut Investasi di Pasar Modal!

Jangan Takut Investasi di Pasar Modal!

Bisnis | Kamis, 18 September 2014 | 19:56 WIB

Konsultasi: Investasi Apa yang Cocok untuk Jangka Panjang?

Konsultasi: Investasi Apa yang Cocok untuk Jangka Panjang?

Bisnis | Rabu, 10 September 2014 | 12:39 WIB

Konsultasi: Investasi Apa yang Membuat Uang Berkembang Cepat?

Konsultasi: Investasi Apa yang Membuat Uang Berkembang Cepat?

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 09:40 WIB

Terkini

Berapa Harga Sapi Jumbo yang Dibeli Raffi Ahmad dari Irfan Hakim?

Berapa Harga Sapi Jumbo yang Dibeli Raffi Ahmad dari Irfan Hakim?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bibir Terlihat Hitam dan Pecah-Pecah? Ini 5 Kesalahan Pakai Lipstik yang Perlu Dihindari

Bibir Terlihat Hitam dan Pecah-Pecah? Ini 5 Kesalahan Pakai Lipstik yang Perlu Dihindari

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:43 WIB

Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri

Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:51 WIB

Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus

Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:27 WIB

Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari

Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:55 WIB

Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?

Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:55 WIB

Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam

Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:15 WIB

Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban

Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:10 WIB

Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI

Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:58 WIB