Ungkapkan Rasa Sayang, Sekarang Juga!

Rabu, 26 November 2014 | 12:48 WIB
Ungkapkan Rasa Sayang, Sekarang Juga!
Ungkapan kasih sayang ibu (shutterstock)

Suara.com - Orang Indonesia tergolong tak mudah mengungkapkan rasa sayangnya. Di Indonesia, orang lebih memilih untuk melakukan tindakan tertentu untuk menunjukan kasih sayangnya ketimbang mengungkapkannya secara verbal.

Hal ini terjadi, menurut psikolog anak dan keluarga, Roslina Verauli M. Psi, karena masyarakat Indonesia, memang tidak dibiasakan sejak kecil untuk bersikap afirmatif dan terbiasa hidup dengan pola budaya kontekstual.

"Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa sebetulnya, di Asia, khususnya Indonesia, memiliki pola budaya yang kontekstual, seperti berkumpul, melalui sentuhan, perhatian, bukan melalui ucapan verbal. Kita lebih terbiasa untuk mengungkapkan dengan cara-cara non verbal," ujar perempuan yang akrab disapa Vera ini, dalam acara peluncuran gerakan NIVEA "P.S. I Love You, Mom" di Jakarta, Selasa (25/11/2014).

Inilah yang membuat masyarakat Indonesia tak terbiasa mengekspresikan kasih sayang ke orang-orang tercinta secara verbal. Ini juga yang mengakibatkan terciptanya semacam jarak antara orangtua dan anak.

Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan masyarakat Indonesia tak terbiasa mengungkapkan perasaan cintanya adalah adanya budaya hierarki. Hal ini dikatakan Vera biasanya terjadi di keluarga yang masih berpegang pada nilai-nilai dan tradisi tradisional, di mana orang tua harus dihormati.

"Power distance adalah hal yang membedakan anak dan orangtua secara vertikal. Dengan begitu, akan menumbuhkan jarak, khususnya pada ayah dan anak. Pembagian peran yang kaku dalam anggota keluarga juga akan membuat power distance semakin tinggi. Hal ini membuat ekspresi verbal antara anak dan orangtua menjadi sulit terungkapkan," tambahnya.

Padahal, menurut Vera, ekspresi kasih sayang secara verbal sebagai bentuk konfirmasi dari tindakan-tindakan yang menunjukkan rasa sayang ke orangtua atau anggota keluarga lainnya.

"Orangtua apalagi seorang ibu, akan terpenuhi tuntutan emosional atau psikologisnya bila mendapat ungkapan kasih sayang secara verbal dari orang terdekat. Ia akan merasa bahagia, diinginkan, dibutuhkan dan sebagainya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI