Tas Bermerek, Tak Sekadar Gengsi Tapi Juga Investasi

Kamis, 29 Januari 2015 | 18:04 WIB
Tas Bermerek, Tak Sekadar Gengsi Tapi Juga Investasi
Tas bekas bermerek (suara.com/Dinda Rachmawati)

Tas bermerek ternyata tak hanya bisa mendongkrak gengsi pemiliknya, tapi juga bisa dijadikan investasi. Ya, karena harga tas bermerek tak bakal turun drastis, apalagi jika Anda merawatnya dengan baik.  Dan jika Anda ingin menginvestasikan uang Anda di produk satu ini, Putri Fajar seorang pedagang tas bekas memberikan sejumlah tipsnya.

Yang pertama adalah membeli tas bermerek high end, macam Hermes, Louise Vuitton, Chanel ataupun Aigner. Menurut Putri, harga tas-tas ini memang relatif lebih mahal. Tetapi merek-merek inilah yang paling dicari di kalangan pencinta tas bermerek. Dan yang terpenting, harganya tidak akan jatuh!  Sementara merek-merek menengah, selain kurang diminati harganya juga mudah jatuh.

"Untuk menjual tas merek menengah kadang harus satu bulan, padahal harganya kadang kurang dari separuh harga barunya," terangnya sambil menyebut salah satu merek tas.

Putri Fajar dan koleksi tas bermereknya. (suara.com)

Selain itu Putri juga menyarankan untuk memilih model-model klasik dengan warna-warna basic seperti hitam. Selain lebih bertahan lebih lama alias tidak akan ketinggalan mode, produk-produk ini juga paling diinginkan para pencinta barang bermerek.  Putri juga mengingatkan aksen atau aksesories tas juga mejadi elemen penting.

"Konsumen di Jakarta lebih menyukai gold hardware, baik itu rantai atau aksesoris lainnya," ujar Putri.

Dan satu hal yang juga tak boleh dilupakan adalah merawat tas koleksi Anda. Dan jika saran ini diikuti, maka Putri menjamin harga tas Anda tak akan turun.  

"Karena setiap kali produsen merilis seri baru untuk model sejenis maka harga barang secondnya juga naik," ujarnya.

Thanthan, yang hampir 20 tahun menekuni tas bekas bermerek membenarkan model klasik menjadi favorit pembeli. Karena dinilai dapat dikenakan sepanjang masa dan tidak akan pernah ketinggalan jaman.

"Tipe-tipe klasik itu kontinu penjualannya di toko aslinya, maka secondnya juga ikut. Selain itu pembeli juga cari barang yang tidak pernah di sale di konter asli, nah begitu dapat di sini, harganya lebih oke. Penjualannya juga laris," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI