Mengonsumsi Telur Membuat Orang Lebih Murah Hati

Esti Utami

Senin, 02 Februari 2015 | 08:42 WIB
Mengonsumsi Telur Membuat Orang Lebih Murah Hati
Ilustrasi telur rebus (shutterstock).

Penelitian baru tentang bagaimana diet mempengaruhi perilaku, menemukan mereka yang memulai hari dengan omelet tiga telur bisa membuat orang lebih murah hati. Mereka lebih rajin beramal dan suka menolong orang lain.

Para peneliti sebenarnya telah lama mengetahui kalau telur kaya protein dan asam amino esensial dan menyediakan setiap vitamin yang kita butuhkan, selain vitamin C.  Dan sekarang para peneliti di Leiden Institute for Brain and Cognition di Belanda telah menemukan bahwa senyawa yang ditemukan dalam telur mempengaruhi produksi zat kimia otak, termasuk serotonin yang membuat orang dua kali lebih murah hati.
 
Laporan penelitian ini menyebut tingkat tinggi triptofan (TRP), asam amino esensial, ditemukan dalam telur, ikan dan susu. Dan TRP memainkan peran penting dalam produksi serotonin, zat kimia otak yang mempengaruhi suasana hati dan perilaku sosial, termasuk kerjasama dan keramahan. Tingkat rendah serotonin telah dikaitkan dengan isolasi dan agresi sosial.

"Untuk pertama kalinya, kami menyelidiki apakah zat-zat yang terkandung dalam makanan seperti ikan, telur, kedelai dan susu, dapat meningkatkan semangat berbagi," sebut tim peneliti dalam laporan yang dilansir di jurnal Frontiers in Psychology.  Para peneliti menyebut penelitiannya sebagai percobaan pertama untuk meningkatkan amal dengan suplemen makanan yang mendongkrak serotonin.

Dalam penelitian ini, 32 laki-laki dan perempuan disertakan dalam beberapa tes dan ujian. Kemudian, 16 di antaranya diberi suplemen  yang mengandung 0.8gram TRP, kira-kira jumlah yang sama seperti yang ditemukan di tiga telur, dan 16 lainnya diberi bubuk plasebo.

Semua peserta yang dibayar 7,50 poundsterling atau sekitar Rp150 ribu ditanya apakah mereka bersedia menyumbangkan sebagian dari imbalan keuangan mereka untuk amal.

Untuk menguji kemurahan hati mereka, kotak sumbangan untuk Unicef, Amnesty International, Greenpeace dan World Wildlife Fund juga disediakan di atas meja. Setelah menghitung hasil sumbangan, para peneliti menemukan bahwa mereka yang diberi TRP menyumbangkan rata-rata 1 poundsterling, sedangkan kelompok plasebo hanya menyumbangkan setengah jumlah tersebut.

Tetapi bagaimana TRP bisa memiliki efek seperti itu belum terungkap dengan jelas. Tapi peneliti menduga adanya keterlibatan oksitosin, yang  mempromosikan perilaku pro-sosial. Para peneliti menunjukkan kedekatan area otak yang berhubungan dengan serotonin dan oksitosin.

"Mungkin kesediaan untuk menyumbangkan uang untuk amal dimodulasi oleh efek yang diberikannya pada tingkat serotonin oksitosin. Hasil kami mendukung pendekatan materialis bahwa 'Anda adalah apa yang Anda makan," tulis laporan itu.

Dr Adam Perkins, dosen neurobiologi kepribadian di Institute of Psychiatry, Psikologi & Neuroscience, di King College London, mengatakan bahwa penelitian dapat berguna di tempat-tempat seperti penjara, "di mana suplemen makanan yang mengandung TRP dapat membantu meningkatkan kerukunan antar narapidana" .

Dan orang-orang juga bisa melupakan peringatan tua yang 'melarang' mengonsumsi lebih dari tiga butir telur seminggu karena mengandung kolesterol. Karena para ilmuwan membuktikan bahwa kolesterol pada telur tidak berpengaruh pada kadar kolesterol darah, dan justru membangun membran sel, mengurai lemak dan mendorong produksi hormon. (independent.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:22 WIB

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:23 WIB

Telur Ayam Cuma Rp15 Ribuan di Indomaret, Bayarnya Pakai Promo BRImo

Telur Ayam Cuma Rp15 Ribuan di Indomaret, Bayarnya Pakai Promo BRImo

Bri | Senin, 21 September 2026 | 16:17 WIB

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 20:05 WIB

7 Tips Merebus Telur Puyuh agar Mudah Dikupas dan Tidak Hancur

7 Tips Merebus Telur Puyuh agar Mudah Dikupas dan Tidak Hancur

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:58 WIB

MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:49 WIB

10 Posisi Terbaik Menyimpan Telur dan Susu di Kulkas agar Tidak Mudah Basi

10 Posisi Terbaik Menyimpan Telur dan Susu di Kulkas agar Tidak Mudah Basi

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 14:20 WIB

Uang Belanja Aman, Harga Telur Ayam Hanya Rp25.000/Kg

Uang Belanja Aman, Harga Telur Ayam Hanya Rp25.000/Kg

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:58 WIB

Mengapa Telur dan Susu Sebaiknya Tidak Disimpan di Rak Pintu Kulkas? Ini Lho Bahayanya

Mengapa Telur dan Susu Sebaiknya Tidak Disimpan di Rak Pintu Kulkas? Ini Lho Bahayanya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 13:08 WIB

Balita di Tegal Angus Diperiksa Dokter Spesialis, Pulang Bawa Telur dan Susu

Balita di Tegal Angus Diperiksa Dokter Spesialis, Pulang Bawa Telur dan Susu

News | Kamis, 03 September 2026 | 05:00 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×