Valencia Mieke Randa: Berbagi Itu Nikmat

Esti Utami | Suara.com

Senin, 16 Februari 2015 | 12:06 WIB
Valencia Mieke Randa: Berbagi Itu Nikmat
Valencia Mieke Randa (suara.com)

Di penghujung tahun 2014 lalu, tiga perempuan Indonesia dianugerahi sebagai perempuan paling inspiratif alias "Women of Worth 2014" oleh sebuah produsen kosmetik dari Perancis. Salah satu perempuan itu adalah Valencia Mieke Randa.  Dia adalah penggagas gerakan donor darah #BloodforLife yang juga tengah merintis Rumah Harapan, rumah singgah bagi anak kurang mampu yang menderita penyakit serius.

Valencia saat penobatan "Women of Worth 2014" di Jakarta (suara.com/Dinda Rachmawati)

Ketika bertemu dengan suara.com di sebuah sore pekan lalu, Valencia, demikian perempuan kelahiran Makassar ini biasa disapa, mengajak enam anak yang dirawat di Rumah Harapan. Anak-anak itu menderita beragam penyakit yang tak bisa disebut penyakit ringan. Kanker, kelainan jantung, kelainan pembuluh darah adalah sebagian penyakit yang diderita anak-anak itu. Namun bersama Valencia, mereka terlihat begitu ceria seoalah tak ada yang salah dengan tubuh mereka. 

"Senang bisa membuat mereka bahagia dan bersemangat untuk sembuh," ujar Valencia mengawali perbincangan di sela kegiatan donor darah yang dihelat di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan itu.

Lantas, dari bibirnya yang bersaput sewarna dengan syal yang ia kenakan, mengalirlah kisah tentang berbagai kegiatan sosial yang dilakoni alumnus Teknik Mesin Universitas Indonesia ini.

Sebelum mengabdikan diri sepenuhnya di kegiatan sosial, Valencia adalah seorang perempuan dengan karier cemerlang. Di usianya yang relatif masih muda ia telah menduduki level manajer.  Lantas pada 2009, ibunya sakit keras dan harus menjalani operasi. Operasi sempat tertunda, karena sang ibu kesulitan mendapatkan darah. Ternyata hal yang sama juga dialami banyak pasien lainnya.

Berangkat dari pengalaman ini, maka ia menggagas #BloodforLife. Sebuah lembaga nirlaba yang berupaya menjembatani mereka yang membutuhkan darah dan mereka yang ingin menyumbangkan darahnya namun tak tahu harus pergi ke mana.  Lewat media sosial, Valencia menyediakan 'wadah' komunikasi antara kedua pihak ini.

"Ternyata tanggapannya sangat positif. Banyak orang yang membutuhkan darah atau ingin menyumbangkan darah datang ke #BloodforLife," terangnya.

Namun, karena kesibukan pekerjaan Valencia sempat 'menelantarkan' #BloodforLife. Ia bahkan sempat vakum alias sama sekali meninggalkan  kegiatan sosial dan fokus menekuni pekerjaannya.  Hingga Tuhan mengingatkanya dengan sebuah kejadian.

Valencia tak lelah menyebarkan virus berbagi (suara.com)

Saat itu, ujar Valencia, ada seorang bapak yang putrinya dalam kondisi kritis menghubungi dirinya untuk meminta bantuan mencari golongna darah yang dibutuhkan. Karena sibuk oleh pekerjaan, Valencia mengabaikan panggilan itu. Ia baru menelepon kembali sang Bapak, sehari kemudian. Namun semua sudah terlambat. Nyawa sang anak tak bisa diselamatkan karena operasi tertunda akibat kesulitan mendapatkan darah.

"Rasanya saat itu hati saya seperti ditikam belati. Selama beberapa malam saya tak bisa tidur," ujarnya menyesali.

Meninggalnya sang ibu pada awal 2011, menjadi pengingat lain yang menguatkan panggilan jiwanya. Bagaimana sang ibu dikenang teman-temannya menyadarkan perempuan mengaku suka mendengarkan musik easy listening ini, bahwa ketika mati seseorang tak akan membawa apapun miliknya selain amal dan kebaikannya.

Valencia mengenang, titik balik itu terjadi pada Februari 2011. Meski ia sempat ragu untuk seratus persen meninggalkan pekerjaannya. Namun ia juga sadar, bahwa tak mungkin ia serius menjalankan kegiatan sosialnya jika ia masih disibukkan dengan pekerjaan.

"Saya dididik bahwa perempuan itu harus memiliki pendapatan sendiri agar bisa mandiri,"  ujarnya.

Namun akhirnya ia bulat meninggalkan pekerjaannya, dan fokus ke kegiatan sosial. Dan ternyata, banyak hal positif yang dipetik dari keputusan ini. Ia tak hanya punya lebih banyak waktu untuk berbagi, tapi juga memiliki lebih banyak untuk keluarga, untuk diri sendiri juga untuk Tuhan.

Maka setelah itu, berturut-turut ia mendirikan Three Little Angel (2011) yang mendorong anak-anak tak mampu untuk semangat bangkit dari kondisinya. Lantas pada 2012, ia mendirikan Little Step. Lewat lembaga ini ia mengajak orang untuk melakukan langkah kecil yang bisa berdampak besar bagi banyak panti asuhan di Jakarta.

"Misalnya memberikan sepatu yang sudah kekecilan untuk anak-anak panti. Mungkin benda kecil sangat berguna bagi anak-anak yang membutuhkan," ujarnya.

Valencia bersama anak-anak Rumah Harapan (suara.com)

Dan, Rumah Harapan bisa dikatakan sebagai momen puncak yang dilakukan Valencia. Meski diakui, jalan yang harus ditempuhnya tak bisa dibilang mudah. Ia sempat putus asa, ketika sejumlah perusahaan besar tak melirik proposal yang diajukannya.

Akhirnya perempuan yang bermimpi bis amengikuti jejak Bunda Teresa ini memutuskan nekad ketika seorang pemilik rumah di Kawasan Tebet memberinya keringanan untuk menyewa rumahnya untuk dijadikan rumah singgah bagi mereka yang kurang mampu.  Seperti mukjizat, ketika ia nekad memutuskan untuk jalan terus dengan rencananya, akhirnya banyak pihak yang membantu. Ada yang menyumbang kasur, cat atau matras. Maka, jadilah Rumah Harapan seperti sekarang.

Sebuah rumah yang memberikan harapan bagi mereka yang kurang mampu dan ditimpa kesusahan. Banyak sudah orang yang terbantu dengan keberadaan Rumah Harapan ini. Namun Valencia belum merasa puas. Ia ingin, lima tahun dari sekarang ia bisa memiliki rumah sakit yang menyediakan pengobatan gratis bagi mereka yang tak mampu. Ia juga ingin, Rumah Harapan atau #BloodforLife memiliki usaha yang mendatangkan keuntungan.  

"Agar ketika tak ada yang datang membantu, kami bisa tetap membantu orang lain," ujarnya.

Perempuan yang lebih senang disebut sebagai ibu rumah tangga ini juga ingin terus mengabdikan sisa hidupnya untuk terus mengajak orang agar senang berbagi. Karena, ujarnya, berbagi itu nikmat dan juga membahagiakan diri sendiri. Dan berbagi itu bisa dilakukan secara sederhana.

"Jika tak punya uang, maka Anda bisa menyisihkan waktu dan tenaga. Atau bahkan membagi darah dan barang-barang yang tak lagi Anda butuhkan. Ada banyak cara sederhana untuk membantu orang lain," ujarnya mengakhiri  perbincangan kami petang itu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lekat: Sosok Tisa TS yang Sukses Bikin Baper Masyarakat Indonesia dengan Karyanya

Lekat: Sosok Tisa TS yang Sukses Bikin Baper Masyarakat Indonesia dengan Karyanya

Video | Sabtu, 15 Juni 2024 | 09:05 WIB

Sukses Pecahkan Rekor Omzet Rp8 Miliar di Shopee Live, dr. Richard Lee Punya Kisah Perjuangan Hidup yang Inspiratif

Sukses Pecahkan Rekor Omzet Rp8 Miliar di Shopee Live, dr. Richard Lee Punya Kisah Perjuangan Hidup yang Inspiratif

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 08:00 WIB

Rangkaian Terakhir Perayaan HUT Ke-65 Astra Hadirkan Sosok-Sosok Inspiratif dalam Bidang Kesehatan

Rangkaian Terakhir Perayaan HUT Ke-65 Astra Hadirkan Sosok-Sosok Inspiratif dalam Bidang Kesehatan

News | Jum'at, 02 Desember 2022 | 22:11 WIB

Terkini

Berapa Skor Minimal Agar Lolos UTBK 2026? Ini Acuannya

Berapa Skor Minimal Agar Lolos UTBK 2026? Ini Acuannya

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:09 WIB

5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang, Wangi Tahan Lama Seharian

5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang, Wangi Tahan Lama Seharian

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:00 WIB

Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasannya

Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:59 WIB

7 Rekomendasi Bedak Padat Tahan Lama, Anti Luntur dan Oil Control Maksimal

7 Rekomendasi Bedak Padat Tahan Lama, Anti Luntur dan Oil Control Maksimal

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:44 WIB

Pendaftaran Bintara Polri 2026 Dibuka, Segini Gaji dan Tunjangannya

Pendaftaran Bintara Polri 2026 Dibuka, Segini Gaji dan Tunjangannya

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:38 WIB

Urutan Skincare Viva Cosmetics Pagi dan Malam untuk Atasi Flek Hitam

Urutan Skincare Viva Cosmetics Pagi dan Malam untuk Atasi Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:35 WIB

5 Rekomendasi Bedak Padat Lokal yang Tahan Lama, Bisa Samarkan Pori-pori dan Garis Halus

5 Rekomendasi Bedak Padat Lokal yang Tahan Lama, Bisa Samarkan Pori-pori dan Garis Halus

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:10 WIB

SNBT 2026 Bayar Berapa? Bisa Gratis dengan Syarat

SNBT 2026 Bayar Berapa? Bisa Gratis dengan Syarat

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:08 WIB

7 Rekomendasi Lip Balm yang Bagus untuk Bibir Hitam dan Pecah-Pecah

7 Rekomendasi Lip Balm yang Bagus untuk Bibir Hitam dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:06 WIB

50 Kata-kata Bangkitkan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran 2026

50 Kata-kata Bangkitkan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran 2026

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:53 WIB