Berjalan di Bawah Laut Primadona Wisata Pulau Serangan, Bali

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2015 | 01:16 WIB
Berjalan di Bawah Laut Primadona Wisata Pulau Serangan, Bali
Ilustrasi bawah laut. (Shutterstocks)

Suara.com - Wisatawan asing menggemari olahraga berjalan di bawah laut dalam paket wisata "underwater seawalker" paling primadona di perairan Pulau Serangan, Denpasar, Bali untuk melihat terumbu karang alami dan karang buatan menyerupai gerbang pura.

"Para wisatawan asing dari Tiongkok (China), Australia, Jepang dan Eropa sambil berjalan menikmati pemandangan alam bawah laut baik terumbu karangnya maupun spesies ikan langka," ujar Wayan Darna, Marketing Manajer Serangan Dive and Water Sport di Pulau Serangan, Senin.

Ia menjelaskan, kegiatan berjalan di bawah laut dijual untuk memenuhi keinginan pasar wisatawan asing terutama dari China dan domestik yang tidak bisa berenang, namun sangat berkeinginan menikmati keindahan alam dasar laut yang biasanya disaksikan lewat media massa.

Namun demikian, para wisatawan asing terutama dari Australia dan Eropa yang sudah biasa berenang juga sangat antusias menikmati "underwalker seawalker" untuk melihat langsung panorama karang alami terbaik di Bali yang tumbuh dan berkembang di seputar perairan Pulau Serangan.

Pulau Serangan yang berlokasi sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Denpasar, atau dalam kondisi lalulintas tidak macet sekitar 20 menit perjalanan dari Bandara Ngurah Rai Denpasar, dulunya hanya sebuah perkampungan nelayan tradisional di daerah pinggiran.

Namun, setelah pemuka masyarakat setempat mengembangkan aneka jenis olahraga air kini menjadi salah satu tujuan wisata cukup diperhitungkan di Pulau Bali. Ratusan wisatawan asing mengunjungi Pulau Serangan setiap hari untuk melakukan olahraga air terutama seawalker ini.

Ia menjelaskan, untuk jenis olahraga air "seawalker", para wisatawan diantar ke laut dengan perahu dan selama berjalan di bawah laut sudah diberikan sistem pengamanan penutup tabung udara berupa helm pelindung kepala yang langsung terhubung dengan selang oksigen yang dipasang di perahu.

Mereka juga ditemani petugas pemandu selama menyelam selama 0,5 sampai 1 jam, sehingga terjamin keamanan dan kenyamanannya dalam menikmati indahnya pemandangan bawah laut Pantai Serangan.

Ia menjelaskan, untuk harga yang ditawarkan olahraga "Underwater Seawalker" dibandrol 99 dolar Amerika Serikat (AS) atau dengan kurs dolar AS sekarang ini setara Rp1 juta lebih selama setengah jam . Sedangkan kalau wisatawan domestik kami patok harga Rp800 ribu per satu jam.

"Kalangan penyelam biasanya mengaku merasakan sensasi luar biasa selama menyelam karena keindahan alam dasar laut Pulau Serangan yang memang menakjubkan," ujarnya.

Selanjutnya untuk "diving" atau menyelam dipatok harga 80 dolar AS, "turtel island" (40 dolar AS), "jet ski" (40 dolar AS), "donut boat" (30 dolar AS), "banana boat" (25 dolar AS), "snorkeling" (35 dolar AS).

Demikian juga untuk kegiatan olahraga air jenis "fly fishing" pengunjung atau wisatawan mengeluarkan biaya 40 dolar AS, "parasailing" (30 dolar AS), "wakeboard dan waterski" (40 dolar AS).

"Sensasi wisatawan asing dengan olahraga air tersebut sangat bagus karena mereka tanpa berenang juga dapat menikmati keindahan alam bawah laut dengan tenang," demikian Darna. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:20 WIB

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:10 WIB

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:50 WIB

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:26 WIB

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:35 WIB

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31 WIB

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB