Pentas Tari "Srimpi Ketawang Lima Ganep" dari Teater Tari Sahita

Esti Utami

Minggu, 01 Maret 2015 | 07:01 WIB
Pentas Tari "Srimpi Ketawang Lima Ganep" dari Teater Tari Sahita
Pentas

Awalnya empat perempuan, yaitu Wahyu Widayati (Inonk), Sri Setyoasih (Ting Tong), Atik Sulistyaning Kenconosari dan Sri Lestari (Cempluk) mereka merupakan anggota Teater Gapit. Hingga akhirnya sutradara teater tersebut meninggal, mereka membentuk Kelompok Teater Tari Sahita pada 22 Juni 2001.

Kelompok Teater Tari Sahita konsisten mempergelarkan karya-karya ternamanya seperti Srimpi Srempet, Srimpi Ketawang Lima Ganep, Iber-iber Tledhek Barangan, Alas Banon, Gathik Glinding, Rewangan, dan Sendon Abimanyu. Mereka juga terlibat dalam produksi seniman kenamaan Indonesia seperti Sardono W. Kusumo dalam Opera Diponegoro, Garin Nugroho dalam film Opera Jawa, Atilah Soeryadjaya dalam Matah Ati, dan sebagainya.
    
Dan, Sabtu (28/2/2015) Keempat perempuan setengah baya ini membawakan karya tari mereka yang kental dengan budaya Jawa berjudul Srimpi Ketawang Limo Ganep yang menceritakan tentang kehidupan.
Pertunjukan tari teatrikal ini terinspirasi oleh sosok bernama Mbah Kawit yang mempunyai prinsip bahwa manusia pada akhirnya akan kembali ke akhirat, dan sesungguhnya kehidupan manusia dan hal duniawi tidak ada yang abadi.

“Mbah Kawit adalah tokoh utama pada lakon Tuk, sebuah naskah drama yang pernah ditampilkan oleh Teater Gapit dalam drama bahasa Jawa. Mbah Kawit mengajarkan manusia untuk tak perlu memusingkan perbuatan buruk orang lain, mari kita bersama-sama menyanyi dengan gembira sambil melakukan kebaikan,” ujar Wahyu Widayati, salah satu anggota Kelompok Teater Tari Sahita.

Pertunjukan selama hampir 60 menit ini didominasi dengan humor dan pembawaan yang penuh jenaka, sehingga membuat para pengunjung tertawa terpingkal-pingkal. Dengan balutan pakaian kebaya dan jarik khas Jawa, juga dengan dandanan ala nenek-nenek lengkap dengan sanggul rambut penuh uban, keempat perempuan Sahita terlihat
sangat merakyat dan mendalami peran Mbah Kawit. Pertunjukan tari ini juga didukung oleh penampilan dari seniman kenamaan Indonesia, Sita Nursanti dan Chandra Satria.

“Saya dan Chandra sangat senang bisa terlibat dalam karya tari Srimpi Ketawang Lima Ganep ini. Meskipun tema yang dibawakan terkesan berat dan sangat kritis pada kondisi saat ini, namun dengan adanya unsur kesenian yang ringan dan penuh humor, sebuah sajian segar bagi para penikmat seni di Galeri Indonesia Kaya,” ujar Sita Nursanti, yang pernah sukses membentuk trio Rida Sita Dewi (RSD).

Sedangkan Chandra Satria mengawali karirnya sebagai penyanyi latar biduan papan atas Indonesia dan mancanegara seperti Chrisye, Harvey Malaiholo, Vina Panduwinata, Krisdayanti, Titi DJ, Brenda Russell, Phil Perry dan Eric Bennett.

Suara.com - Pada tahun 2007 dan 2009, ia merilis dua album solo bersama dengan Ruth Sahanaya dan Sheila Majid. Sarjana Arsitektur Universitas Parahyangan ini juga seringkali mengikuti drama musikal seperti Musikal Laskar Pelangi, Operet Badai untuk Kasih dan Mini Musikal Tresna.





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

The World Is Dancing Diadaptasi Anime TV, Kisah Awal Teater Noh Tayang 2026

The World Is Dancing Diadaptasi Anime TV, Kisah Awal Teater Noh Tayang 2026

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:50 WIB

BHUMI Showcace 2025 Satukan Indonesia, Singapura, dan Australia dalam Satu Panggung

BHUMI Showcace 2025 Satukan Indonesia, Singapura, dan Australia dalam Satu Panggung

Lifestyle | Minggu, 29 Juni 2025 | 11:20 WIB

OM Lorenza: Pelipur Lara Kala Indonesia Tidak Baik-Baik Saja

OM Lorenza: Pelipur Lara Kala Indonesia Tidak Baik-Baik Saja

Entertainment | Selasa, 08 April 2025 | 12:26 WIB

Tersebar di 200 Lokasi Jakarta dan Bali, Festival Seni Pertunjukkan Pertama di Indonesia Siap Digelar!

Tersebar di 200 Lokasi Jakarta dan Bali, Festival Seni Pertunjukkan Pertama di Indonesia Siap Digelar!

Lifestyle | Jum'at, 28 Juli 2023 | 10:25 WIB

Peringatan Hari Penelan Pedang Sedunia, Berikut 3 Fakta Pertunjukan Ini

Peringatan Hari Penelan Pedang Sedunia, Berikut 3 Fakta Pertunjukan Ini

Your Say | Sabtu, 25 Februari 2023 | 11:03 WIB

Joane Win Mengekspresikan Kekerasan Seksual Melalui Seni Pertunjukan Teater

Joane Win Mengekspresikan Kekerasan Seksual Melalui Seni Pertunjukan Teater

Your Say | Rabu, 22 Februari 2023 | 12:12 WIB

Mengenal Body Suspension yang Dilakukan Musisi Dellu Uyee, Seni Ekstrem yang Bikin Ngeri

Mengenal Body Suspension yang Dilakukan Musisi Dellu Uyee, Seni Ekstrem yang Bikin Ngeri

Lifestyle | Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:35 WIB

Terkini

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB

×