Akik Kalimaya di Lebak Banten Mulai Langka

Pebriansyah Ariefana

Senin, 02 Maret 2015 | 00:31 WIB
Akik Kalimaya di Lebak Banten Mulai Langka

Suara.com - Produksi batu permata kalimaya di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mulai langka. Batu itu sulit ditemukan saat permintaan pasar cukup tinggi.

"Kita merasa kewalahan melayani pembeli dari berbagai daerah di Tanah Air, juga warga mancanegara," kata Bahrudin, seorang perajin permata kalimaya saat dihubungi di Lebak, Minggu (2/3/2015).

Ia mengatakan, saat ini produksi batu kalimaya mulai berkurang. Ini dikarenakan pendapatan hasil para penambangan batu kalimaya relatif berkurang.

Selama ini, perajin kalimaya yang tersebar di Kecamatan Maja, Curug Bitung dan Sajira Kabupaten Lebak tampak lesu. Sementara peminat Kalimaya Lebak datang dari Rangkasbitung, Jakarta, Bandung, Surabaya. Bahkan Malaysia terpaksa tidak bisa dilayani akibat produksi menurun.

"Kami perkirakan April mendatang dipastikan produksi kalimaya meningkat karena memasuki musim kemarau," katanya.

Ia mengatakan, saat ini harga permata kalimaya di tingkat perajin termurah Rp300 ribu sampai Rp50 juta. Mereka para pembeli kalimaya mulai petani, pengusaha, pejabat hingga presiden.

Selain itu, juga banyak warga asing yang datang ke sini membeli kalimaya dengan jumlah banyak. "Kami terbantu dengan usaha kalimaya ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga," katanya.

Seorang perajin batu permata di Sajira, Kabupaten Lebak, Japar mengaku saat ini batu kalimaya asal daerah itu terbaik di dunia. Karena memiliki aneka warna jenis dibandingkan dengan Australia, Amerika Latin dan Somalia.

Keunggulan kalimaya asal Lebak, selain warna tidak menghilang juga sangat mempesona karena punya aneka warna, seperti hitam, coklat, kuning ungu, biru dengan warna pelangi. Batu kalimaya memiliki jenis warna, di antaranya Kalimaya Putih, Kristal Hijau, Kristal Pelangi, Kristal Hijau, Teh dan Kopi, Pelangi, Kristal susu dan lain-lain.

"Semua jenis warna kalimaya memiliki daya tarik tersendiri juga pancaran warna pelangi dapat berubah-ubah. Itulah kelebihan permata asal Lebak," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MUI: 'Demam' Batu Akik Ditakutkan Rusak Akidah

MUI: 'Demam' Batu Akik Ditakutkan Rusak Akidah

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 22:23 WIB

Duh, Situs Bersejarah Jadi Sasaran Pemburu Batu Akik

Duh, Situs Bersejarah Jadi Sasaran Pemburu Batu Akik

News | Rabu, 25 Februari 2015 | 01:42 WIB

Sebutir Mutiara Langka Ditemukan di Semangkuk Sup

Sebutir Mutiara Langka Ditemukan di Semangkuk Sup

News | Sabtu, 21 Februari 2015 | 09:08 WIB

Batu Bacan Paling Banyak Diburu Masyarakat

Batu Bacan Paling Banyak Diburu Masyarakat

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2015 | 13:42 WIB

Karier Menjanjikan Pengamat Batu Permata

Karier Menjanjikan Pengamat Batu Permata

News | Sabtu, 14 Februari 2015 | 13:10 WIB

Misteri Nilai Batu Akik

Misteri Nilai Batu Akik

News | Jum'at, 13 Februari 2015 | 13:24 WIB

Subhanallah, Ibu Ani Yudhoyono Koleksi Akik Berlafadz Allah

Subhanallah, Ibu Ani Yudhoyono Koleksi Akik Berlafadz Allah

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 10:16 WIB

Gemologis Nilai Tak Mungkin Batu Akik Diberi Pajak

Gemologis Nilai Tak Mungkin Batu Akik Diberi Pajak

News | Senin, 09 Februari 2015 | 11:56 WIB

Terkini

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×