Aceh Kembali Gelar Kontes Batu Tingkat Nasional

Ririn Indriani

Sabtu, 07 Maret 2015 | 04:15 WIB
Aceh Kembali Gelar Kontes Batu Tingkat Nasional
Aneka bebatuan yang sedang digemari. (shutterstock)

Suara.com - Gabungan Pencinta Batu Alam Aceh (GaPBA) menggelar kontes batu cincin tingkat nasional. Acara yang dirangkai dengan pameran batu itu dilaksanakan di lantai III Pasar Atjeh, Banda Aceh, berlangsung sejak Jumat sore (6/3/15).

Ketua GaPBA Nasru Sufi mengatakan, pameran batu diikuti oleh puluhan kolektor mulai dari tingkat daerah maupun nasional. Dari 80 stan yang tersedia, lanjut dia, 20 di antaranya merupakan stan VIP yang diisi oleh kolektor dari luar Aceh, seperti Jakarta, Palembang, Padang, Medan dan Jambi.

"Sisanya baru diisi oleh kolektor daerah kita (Aceh). Kalau untuk kontes sampai hari ini yang sudah terdaftar mengikuti sudah sampai 500 orang," ujar Nasru.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa jenis batu yang dilombakan dalam kontes ini meliputi jenis idocrase berikut variannya (idocrase lumut Aceh, solar, biosolar, dan neon). Untuk kelas chalcedony dilombakan jenis cempaka merah, sunkist, madu, dan solar madu.

Untuk jenis sulaiman, mencakup lavender dan mega mendung. Dilombakan juga batu gelila, batu bergambar (picture agate), pancawarna, lumut akik, batu bacan (chysocola), batu unik antik, batu langka, nefrite jade, dan black jade.

"Semua batu alam yang dikonteskan itutidak dibutuhkan hasil lab karena penyelenggara telah menunjuk dewan juri yang sangat profesional dan independen," jelas Nasru.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap event itu telah menunjukkan suatu perubahan nyata terhadap tatanan sosial di Aceh. Ekonomi dari sektor batu yang bergeliat mampu mengubah pola pikir masyarakat untuk bergerak lebih maju ke arah positif.

Dicontohkannya, jika di Aceh biasanya banyak generasi muda menghabiskan waktu nongkrong di Warung Kopi tanpa ada manfaat, tetapi sekarang sudah mulai berubah.

“Sekarang banyak orang yang duduk di Warkop, tidak lagi melihat hal yang negatif pada internet, tetapi berbisnis batu cincin," katanya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyebutkan pameran seperti ini sangat penting untuk diselenggarakan di Aceh. Bahkan tidak hanya skala nasional, tetapi sampai ke mancanegara guna memperkenalkan batu Aceh.

“Saya sangat berkepentingan dengan ini, karena saya akan mempromosikan batu giok Aceh sampai ke dunia,” katanya dalam sambutannya membuka acara pameran dan kontes batu cincin tingkat nasional itu.

Nasru memaparkan mencari nafkah dengan menambang batu dan menjadi pedagang akan menjadi langkah positif untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun demikian, diingatkannya, jangan sampai aktivitas penambangan malah merusak lingkungan.

“Jangan sampai gunung rusak, apa lagi menambang dengan menggunakan alat berat, itu tidak boleh, terutama di kawasan Geureuteu,” katanya.

Akhir-akhir ini kawasan gunung Geureute, jalan lintasan Barat Selatan di Kabupaten Aceh Jaya menjadi sasaran penambang batu giok. Jenis batu yang ditemukan di kawasan itu seperti batu bacan mata biru. Atas dasar itulah, Zaini Abdullah meningatkan agar tidak menambang giok di kawasanyang rawan terhadap longsor. (Ocxie Alfian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kumpulan Batu Akik Terbaik Dipamerkan di Sini

Kumpulan Batu Akik Terbaik Dipamerkan di Sini

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2015 | 22:27 WIB

10 Hari, Pembelahan Batu Giok 20 Ton Baru Mencapai 50 Persen

10 Hari, Pembelahan Batu Giok 20 Ton Baru Mencapai 50 Persen

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 16:33 WIB

Penemu Batu Giok 20 Ton di Aceh Dijamin Kebagian Jatah

Penemu Batu Giok 20 Ton di Aceh Dijamin Kebagian Jatah

News | Sabtu, 28 Februari 2015 | 17:19 WIB

MUI: 'Demam' Batu Akik Ditakutkan Rusak Akidah

MUI: 'Demam' Batu Akik Ditakutkan Rusak Akidah

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 22:23 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×