200 Warga Australia Memilih Hidup di Bawah Tanah, Kenapa?

Ardi Mandiri

Sabtu, 04 April 2015 | 08:44 WIB
200 Warga Australia Memilih Hidup di Bawah Tanah, Kenapa?
Whitecliff. (Mediakoo.com)

Suara.com - Hidup yang dijalani sekitar 200 warga utara Sydney ini sungguh luar biasa. Jauh dari kebisingan kota, mereka memilih tinggal di bawah tanah.

Berlokasi di kawasan Whitecliff, sekitar 200 warga itu tinggal berdampingan di bawah tanah. Rumah-rumah mereka unik. Harganya pun amat murah, bila dibandingkan dengan bangunan di pusat kota Sydney.

Whitecliff sendiri, pada 1800-an pernah dikenal sebagai kawasan kaya batu permata. Kala itu, warga Australia, banyak menyambangi Whitecliff untuk mencari batu permata untuk dijual.

Tapi kini, ketika permata mulai raib, kawasan itu ditinggalkan begitu saja. Sisanya adalah keluarga 200 orang ini, yang masih setia berdomisili di Whitecliff.

"Di sini sangat hening, kecuali kalau ada getaran tanah. Tidak ada tanaman pula. Benar-benar hanya tanah," kata Enid Black, seperti dikutip dari laman news.com.au.

"Di musim dingin suhu udara sangat ekstrem. Bisa mencapai di bawah nol derajat celcius. Tapi di musim panas, udara juga melonjak menjadi 50 derajat celcius. Tapi kami sangat bahagia tinggal di sini," ujarnya.

Enid menambahkan kalau warga Whitecliff sangat senang kalau musim penghujan tiba. "Ya saat itu tiba sangat seru. Kami bersama-sama menampung air, karena air sangat jarang di sini," katanya.

Tak perlu izin membangun
Di Whitecliff, 200 warga amat bebas membangun, karena tidak memerluka izin untuk mendirikan sebuah bangunan baru di bawah tanah.

Hanya saja, kata Enid, dalam membangun, warga harus sangat berhat-hati. Karena tanah mudah runtuh, dan dapat memakan korban jiwa kalau melakukan kesalahan.

"Belum lagi kalau kami berhadapan dengan karbon monoksida. Jadi masker oksigen sangat kami perlukan untuk tinggal di bawah sini," tuturnya.

Soal listrik, Enid mengungkapkan kalau warganya bisa menikmati dan memasang benda elektronik, seperti pompa air.

"Tapi kami tidak bisa memasukan kabel listrik ke dalam dinding. Jadi kami memakai pipa untuk memasang instalasi listrik di sini," ucapnya.

Membangun Motel
Enid menyadari kalau tempat tinggalnya amat menarik perhatian turis. Wisatawan, pastinya akan sangat senang bila dapat merasakan sejenak tinggal di bawah tanah.

Karena itu, Enid bersama warga telah membangun motel yang dapat ditempati oleh wisatawan yang berkunjung ke Whitecliff.

"Ini adalah pariwisata baru. Wisatawan sangat ingin mengetahui bagaiamana cara hidup di bawah tanah," kata Enid.

"Jadi kami membuat motel untuk menyambut kehadiran mereka," lanjutnya.

Lebih jauh Enid mengatakan bahwa dirinya akan setia bersama Whitecliff. Dia akan tetap tinggal di sana hingga ajal menjemput.

"Saya amat mencintai Whitecliff. Saya akan tinggal di sini sampai kapan pun. Saya tidak pernah bermimpi untuk memiliki rumah normal dan kehidupan di atas tanah. Hidup di bawah tanah sangat asyik, dengan segala kekurangannya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:09 WIB

×