Array

Ibu Menyusui Cenderung Cuek Dengan Seks

Kamis, 09 April 2015 | 07:16 WIB
Ibu Menyusui Cenderung Cuek Dengan Seks
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa studi telah menjelaskan bagaimana perilaku seks perempuan pada masa kehamilan. Namun kali ini tak biasa, dimana sebuah penelitian memaparkan perilaku seks seorang perempuan setelah dikaruniai bayi.

Hubungan suami-istri memang rentan pada masa-masa seperti ini, terutama berkaitan dengan intensitas kedua pasangan yang dulunya bebas melakukan apapun berdua, sekarang mungkin berubah karena kedatangan buah hati dalam rumahnya.

Tidak ada yang salah dengan itu! Tetapi perlu diingat juga bahwa menjaga hubungan agar tetap erat merupakan resep agar anak nantinya dapat berkembang dengan baik.

Memang, usai melahirkan biasanya perempuan akan terlihat kurang proaktif untuk memulai kegiatan seksual, disinilah peran lelaki sangat dibutuhkan. Bagaimanapun juga ketika lelaki dapat merayu dengan cara yang disukai pasangannya, maka perempuan pun akan merespon dan memulai aktivitas seksual seperti sediakala.

"Menjaga hubungan, tidak terkecuali secara seksualitas, adalah sangat penting. Ini nantinya akan berdampak pada cara kedua pasangan dapat selalu bahu-membahu dalam mengasuh anak-anaknya," kata Michelle Escasa Dorne dari University of Colorado di Amerika Serikat.

Sebelumnya telah ada penelitian yang menunjukan bahwa setelah melahirkan, perempuan cenderung mencurahkan segala perhatiannya untuk anak-anaknya daripada untuk pasangannya.

Hal inilah yang membuat penurunan kepuasan suatu hubungan. Fase pertama kali menjadi orangtua memang berat untuk beberapa pasangan.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menguji 260 perempuan yang telah menikah, berdomisili di Manila, Filipina. Dari jumlah tersebut, 155 perempuan masih melakukan program menyusui secara aktif. Mereka berusia 18-35 tahun, sebagian besar terdidik dan memiliki rata-rata dua sampai tiga orang anak.

Ternyata, perempuan yang menyusui secara aktif lalu kembali mengalami haid, mereka akan lebih aktif lagi secara seksual dan memiliki komitmen yang lebih daripada perempuan lainnya.

Hal ini menunjukan bahwa perempuan mengalami peningkatan hasrat seksual setelah kelahiran anak-anak mereka, yang bahkan mungkin lebih tinggi pada saat masa kehamilan.

Menurut Escasa-Drone, peran perempuan pada saat-saat tersebut begitu penting untuk menciptakan hubungan yang penuh komitmen dalam suatu pernikahan.

"Peningkatan hubungan seksual setelah memiliki anak merupakan cara yang ampuh dalam menjaga hubungan suami dan istri tetap harmonis dan berhasil juga dalam membesarkan anak-anak mereka," kata dia.

Tanpa disadari, perempuan yang hanya berfokus pada anak, dan melupakan bagaimana hubungan dengan pasangannya, berdampak buruk pada kehidupan dirinya, anaknya, bahkan pernikahannya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI