Komunitas Ini Kumpulannya Pecinta Beladiri ala Brasil

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 16 Mei 2015 | 12:26 WIB
Komunitas Ini Kumpulannya Pecinta Beladiri ala Brasil
Komunitas Zungu Capoeira Indonesia. (Foto: Dok pribadi)

Suara.com - Pagi itu matahari tak menampakkan dirinya. Awan hitam tampak bergelayut di langit, menandakan hujan akan segera turun. Tapi semangat puluhan orang ini justru tak terpengaruh rintiknya hujan yang bisa tiba-tiba membasahi.

Mereka tampak asyik berdendang sembari menari bersama membentuk sebuah lingkaran. Lantunan lagu berbahasa Portugis yang berjudul Terra de Energia justru memancing dua orang untuk menampilkan seni akrobatik dan beladiri di tengah-tengah lingkaran yang terbentuk.

Ya, mereka ini tergabung dalam komunitas Zungu Capoeira Indonesia. Mungkin sebagian dari Anda tak asing lagi dengan istilah Capoeira yang identik dengan negara Brasil.

Di sini tua, muda, lelaki, perempuan, berbadan kurus bahkan gemuk sekalipun tak akan menjadi halangan untuk mempraktikkan perpaduan berbagai unsur seni dalam setiap gerakan Capoeira.

Capoeira sepintas mirip tarian, tapi  bertitik berat pada tendangan. (Foto: Suara.com/Firsta Nodia)

Salah satu bentuk seni ini mulanya dikembangkan oleh para budak Afrika di Brasil pada 1500. Gerakan ini sepintas mirip tarian namun bertitik berat pada tendangan.

Zungu Capoeira Indonesia, beberapa waktu lalu berkumpul di area Car Free Day Sudirman-Thamrin untuk unjuk gigi sekaligus memperkenalkan seni ini ke masyarakat luas. Mereka tampil dengan diiringi musik yang disebut dengan Jogo yang dimainkan oleh enam anggotanya.

Alat musik yang digunakan antara lain berimbau yakni lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul oleh kayu kecil untuk menggetarkannya, lalu ada Atabaque atau gendang besar dan Jimbe.

Mereka bernyanyi dengan penuh kegembiraan, guyub dan rukun tidak seperti seni beladiri lainnya yang cenderung kaku dan tegang.

Tak Hanya Belajar Beladiri
Ahda Leota, salah satu pengajar di Escola Cultural Zungu Capoeira Jakarta, menuturkan bahwa gerakan Capoeira membawa semangat hidup dalam keseharian pelakunya. Para anggota komunitas ini pun sekaligus bisa mempelajari banyak hal mulai dari bahasa Brasil atau Portugis, kebudayaan negeri Samba, hingga seni memainkan musik tradisional.

Anggota Zungu Capoeira Indonesia juga dibentuk karakternya agar selalu rendah hati. (Foto: Dok. pribadi)

"Tentunya mereka juga akan mendapat tubuh yang sehat dan bugar. Di sini, para anggota juga dibentuk karakternya agar selalu merendah dan tidak menyombongkan diri," kata Ahda kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

Seperti halnya seni beladiri lain, di Capoeira juga berlaku kenaikan sabuk. Namun biasanya setiap klub memiliki ciri khas dan warna sabuk masing-masing. Orang yang berhak memberikan sabuk pun bukan orang sembarangan tapi diberikan langsung oleh master di masing-masing klub.

Ahda pun mengakui bahwa kedekatan yang terjalin antar anggota komunitas Zungu Capoeira yang tersebar di berbagai kota di Indonesia pun sangat baik.

"Contohnya hari ini, Capoeirista (sebutan untuk anggota Capoeira) dari berbagai kota, seperti Jakarta, Surabaya, Madura bahkan kota-kota lain di Sulawesi seperti Makasar, berkumpul untuk berlatih bersama dan sharing sambil mempererat persaudaraan di antara kita," imbuhnya.

Beberapa alat musik khas Brasil yang digunakan untuk mengiringi seni beladiri Capoeira. (Foto: suara.com/Firsta Nodia)

Dikatakan Ahda, bahwa komunitas Zungu Capoeira sendiri aktif memberikan pelatihan di berbagai tempat di Jakarta. Muridnya pun tak hanya berusia remaja atau dewasa tapi juga anak-anak.

"Untuk kelas umum kita adakan di beberapa lokasi seperti Gedung Tetra Pak Pejaten, Cinere, Pondok Labu dan Bintaro. Untuk kids class kita mulai ajarkan untuk anak usia 4-17 tahun," terangnya.

Uniknya lagi di Capoeira setiap anggotanya yang menaiki tahapan tertentu akan mendapatkan nama panggilan dalam bahasa Brasil. Kriteria pemberian nama tersebut nantinya akan disesuaikan dengan fisik, sifat, atau gerakan yang dikuasai anggota tersebut. Ahda misalnya, mendapat nama Graduado Xareu.

Untuk bergabung dalam komunitas ini, syaratnya pun sangat mudah. Minimal menggunakan perlengkapan seperti celana olahraga panjang dan kaos yang nyaman dipakai. Anda bisa mengunjungi laman Facebook Page Escola Cultural Zungu Capoeira Indonesia untuk mendapatkan informasi mengenai kelas atau agenda latihan mereka.

Tak hanya sekadar olahraga, Anda juga bisa mendapatkan pengetahuan sekaligus keluarga baru bersama komunitas ini. Menarik 'kan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Komunitas Beatbox di Indonesia Bikin Ketagihan? Ini Cerita di Baliknya!

Kenapa Komunitas Beatbox di Indonesia Bikin Ketagihan? Ini Cerita di Baliknya!

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:25 WIB

Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie

Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:35 WIB

Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan

Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 18:39 WIB

Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?

Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 13:55 WIB

Remime: Menjaga Pantomim Tetap Hidup di Tengah Perubahan Zaman

Remime: Menjaga Pantomim Tetap Hidup di Tengah Perubahan Zaman

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 11:49 WIB

Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas

Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:09 WIB

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:05 WIB

Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih

Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 14:30 WIB

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:28 WIB

Demam Pokemon, Komunitasnya di Indonesia Makin Membludak

Demam Pokemon, Komunitasnya di Indonesia Makin Membludak

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:19 WIB

Terkini

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur

Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:56 WIB

×