Ini Alasannya Untuk Tinggalkan Gaya Hidup Konsumtif

Esti Utami

Kamis, 09 Juli 2015 | 10:41 WIB
Ini Alasannya Untuk Tinggalkan Gaya Hidup Konsumtif
Ilustrasi pelestarian lingkungan. (shutterstock)

Suara.com - Organisasi Forest Stewardship Council (FSC) memaparkan, ancaman terbesar bagi hutan di Indonesia adalah pola konsumtif masyarakatnya.

"Ancaman ini dapat dikurangi melalui penerapan pola konsumsi yang baik," kata FSC Indonesia Representative, Hartono Prabowo, di Jakarta, Kamis (9/7/2015). FSC adalah organisasi global dan nirlaba yang berdedikasi untuk mempromosikan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab.

Didampingi Program Officer FSC Indonesia Indra Setia Dewi, Hartono menjelaskan dari 250 juta penduduk Indonesia 60 persen di antaranya berada di masa produktif.

"Ini menjadikan Indonesia memiliki pola konsumtif yang besar, sehingga ancaman terhadap hutan pun juga besar," katanya.

Ia menjelaskan, hutan alam Indonesia terus mengalami penurunan luasan akibat deforestasi sebesar 1,1 juta ha/tahun, atau hutan seukuran satu lapangan bola habis dalam satu detik. Ia memperkirakan, angka ini akan terus meningkat.

Deforestasi, katanya, disebabkan oleh perubahan fungsi hutan untuk peternakan, pertanian komersial, perkebunan, dan ifrastruktur/pemukiman, belum termasuk pembalakan liar (illegal logging).  Ancaman itu bisa dikurangi jika gaya hidup masyarakat berubah.

FSC hadir, katanya, untuk membantu dunia usaha dan juga konsumen mendapatkan pilihan informasi mengenai produk dari hasil hutan yang dikelola secara bertanggung jawab dengan melibatkan kekuatan dinamika pasar, yaitu melalui sertifikasi pengelolaan hutan.

Untuk itu, pihaknya mengembangkan standar sertifikasi tertinggi untuk pengelolaan hutan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, bermanfaat secara sosial, dan menguntungkan secara ekonomis.

"FSC hadir di Indonesia selain ingin membantu mendorong pengelolaan hutan yang lebih baik, juga ingin mengedukasi masyarakat tentang pola konsumsi baru yang ramah lingkungan dengan mulai mengkonsumsi produk yang ramah terhadap hutan," katanya.

Dalam kaitan itu, katanya, label FSC pada produk merupakan simbol yang menyatakan produk tersebut dihasilkan dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab baik untuk lingkungan maupun sosial.

Di mana hutan dikelola secara berkelanjutan dengan mengedepankan aspek lingkungan dan sosial misalnya konservasi keanekaragaman hayati, mengurangi emisi karbon, rehabilitasi hutan, dan memperhatikan hak-hak masyarakat adat, masyarakat sekitar hutan, dan juga hak pekerja, namun tetap memperhatikan nilai perusahaan dan akses pasar.

Menurutnya, saat ini terdapat 2.000.000 hektare hutan yang tersertifikasi dengan standar FSC, baik hutan alam (HPH) maupun hutan rakyat.

"Luasannya akan meningkat hingga dua kali lipat dalam tiga hingga empat tahun mendatang, termasuk dengan akan disertifikasinya beberapa perusahaan pengelola hutan alam dalam waktu dekat," katanya.

Namun demikian, jumlah itu hanya 2 persen saja dari total hutan alam yang ada di Indonesia.

"Apalagi belum ada hutan tanaman (HTI) yang tersertifikasi," katanya.

Karena itu, pihaknya ingin mengajak konsumen untuk memilih produk berlabel FSC. Dengan semakin banyak konsumen yang sadar dan meminta untuk menggunakan produk yang ramah lingkungan, kata dia, akan mendorong semakin banyak pengelola hutan dan perusahaan yang menyadari pentingnya menghasilkan produk yang bernilai ramah lingkungan.

Sementara itu, Indra Setia Dewi menambahkan di Indonesia produk sehari-hari yang menggunakan label FSC di antaranya produk tisu dan kemasan produk minuman seperti susu dan teh. Kini juga ada produk pensil yang menggunakan kayu dari hutan yang bersertifikat FSC.

Selain itu banyak perusahaan kayu dan mebel Indonesia yang sudah bersertifikat FSC namun masih lebih banyak yang berorientasi ekspor. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik untuk Lingkungan Berkelanjutan

Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik untuk Lingkungan Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:53 WIB

5 Tips Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

5 Tips Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

News | Senin, 07 Juli 2025 | 13:16 WIB

Subholding Pertamina Lakukan Program Kelestarian Lingkungan Laut di NTB

Subholding Pertamina Lakukan Program Kelestarian Lingkungan Laut di NTB

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 09:29 WIB

Atome Tanam Bakau di Pulau Genteng Kecil: Langkah Nyata Lawan Perubahan Iklim

Atome Tanam Bakau di Pulau Genteng Kecil: Langkah Nyata Lawan Perubahan Iklim

Bisnis | Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:10 WIB

Review Anime Amanchu!, Pengingat untuk Menghargai Keindahan Lautan

Review Anime Amanchu!, Pengingat untuk Menghargai Keindahan Lautan

Your Say | Kamis, 11 Juli 2024 | 14:30 WIB

Optimalkan Kelestarian Lingkungan, PNM Peduli Salurkan Bantuan Sarana Air Bersih di Dusun Ngreco

Optimalkan Kelestarian Lingkungan, PNM Peduli Salurkan Bantuan Sarana Air Bersih di Dusun Ngreco

Bisnis | Senin, 01 Juli 2024 | 18:19 WIB

Terapkan Ekonomi Sirkuler, Pengelolaan Limbah FABA PLN Diapresiasi KLHK

Terapkan Ekonomi Sirkuler, Pengelolaan Limbah FABA PLN Diapresiasi KLHK

News | Jum'at, 28 Juni 2024 | 13:49 WIB

Hankook Indonesia Serahkan Penghargaan Peduli Lingkungan Kepada SDN Kebon Jeruk 17 Jakarta Barat

Hankook Indonesia Serahkan Penghargaan Peduli Lingkungan Kepada SDN Kebon Jeruk 17 Jakarta Barat

Otomotif | Senin, 05 Juni 2023 | 19:58 WIB

Tips Nana Mirdad Jaga Kelestarian Lingkungan: Mulai dari Hal Kecil dan Sederhana!

Tips Nana Mirdad Jaga Kelestarian Lingkungan: Mulai dari Hal Kecil dan Sederhana!

Lifestyle | Rabu, 31 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Komitmen untuk Melestarikan Ekosistem Laut di Medan, PNM dan Pemprov Sumut Tanam 7.000 Mangrove

Komitmen untuk Melestarikan Ekosistem Laut di Medan, PNM dan Pemprov Sumut Tanam 7.000 Mangrove

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:54 WIB

Terkini

Makeup Sulit Flawless? Ini 7 Kesalahan Pakai Cushion yang Sering Dilakukan

Makeup Sulit Flawless? Ini 7 Kesalahan Pakai Cushion yang Sering Dilakukan

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:35 WIB

Tips Ampuh Menghilangkan Noda Parfum di Baju, Tak Khawatir Merusak Serat Kain

Tips Ampuh Menghilangkan Noda Parfum di Baju, Tak Khawatir Merusak Serat Kain

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:55 WIB

Di Tengah Harga BBM Naik, Bagaimana Kertabumi Menawarkan Jalan Lain dari Limbah Perkotaan?

Di Tengah Harga BBM Naik, Bagaimana Kertabumi Menawarkan Jalan Lain dari Limbah Perkotaan?

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:50 WIB

4 Sepatu Lari Lokal Kanky Mulai Rp200 Ribuan, Cocok Dipakai Easy Run

4 Sepatu Lari Lokal Kanky Mulai Rp200 Ribuan, Cocok Dipakai Easy Run

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:18 WIB

Makeup Kelihatan Dempul? Ini 5 Kesalahan Pakai Bedak Tabur yang Harus Dihindari

Makeup Kelihatan Dempul? Ini 5 Kesalahan Pakai Bedak Tabur yang Harus Dihindari

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:17 WIB

3 Moisturizer Murah Rekomendasi Fuji agar Wajah Glowing dan Cerah Seketika

3 Moisturizer Murah Rekomendasi Fuji agar Wajah Glowing dan Cerah Seketika

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:15 WIB

Bukan Sekadar Awet Muda, Tren Regenerative Aesthetics Jadi Pilihan Baru untuk Menua dengan Anggun

Bukan Sekadar Awet Muda, Tren Regenerative Aesthetics Jadi Pilihan Baru untuk Menua dengan Anggun

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:54 WIB

PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi

PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:49 WIB

Rahasia Kulit Kencang, Ini 3 Krim untuk Atasi Kerutan Usia 40 Tahun ke Atas

Rahasia Kulit Kencang, Ini 3 Krim untuk Atasi Kerutan Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:06 WIB

Kapan Harus Ganti Spons Bedak? Jangan sampai Jadi Sarang Bakteri

Kapan Harus Ganti Spons Bedak? Jangan sampai Jadi Sarang Bakteri

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:05 WIB