Menengok Ribuan Naskah Kuno di Rekso Pustoko Solo

Siswanto | Suara.com

Senin, 13 Juli 2015 | 12:27 WIB
Menengok Ribuan Naskah Kuno di Rekso Pustoko Solo
Staf perpustakaan Rekso Pustoko Mangkunegaran Solo, Darweni, saat memeriksa naskah kuno yang berada di dalam rak, Senin (13/7/2015). [suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Perpustakaan Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, menyimpan sejarah begitu banyak. Dibangun pada 11 Agustus 1876 oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IV (KGPAA Mangkunegara IV), perpustakan ini menyimpan ribuan naskah kuno yang berumur rata-rata 100 tahun.

Naskah kuno koleksi perpustakaan Rekso Pustoko berasal dari berbagai negara dan bahasa. Ada naskah dalam bahasa Belanda, Inggris, Jepang, Perancis, Jerman dan Jawa. Sebagian besar naskah kuno koleksi adalah berbahasa Jawa dan Belanda.

Sebut saja beberapa cerita menak, cerita wayang, pakem wayang, tari, karawitan, kesehatan, adat istiadat, dongen, dan pariwisata yang turut melengkapi koleksinya. Hal itu adalah suatu kewajaran, mengingat mayoritas koleksi perpustakaan itu dibuat pada masa penjajahan Belanda.

Selain itu, juga ada beberapa naskah tentang Pura Mangkunegaran, antara lain sejarah Mangkunegoro dan keluarga, silsilah Mangkunegaran, hukum dan pemerintahan Swapraja Mangkunegaran, ekonomi Mangkunegaran, daerah Swapraja Mangkunegaran, Legiun Mangkunegaran, serta berbagai karya tulis dari Mangkunegara.

Bangunan perpustakaan Rekso Pustoko berada di sisi timur Pura Mangkunegaran. Menempati ruang bagian ujung sebelah utara dan berada di lantai dua. Perpustakaan ini memiliki tiga ruangan. Ruangan utara berisi tentang koleksi naskah huruf Jawa asli, ruangan tengah berisi koleksi foto dari zaman KGPAA Mangkunegara IV sampai Mangkunegara VII.

Namun, koleksi foto ini mayoritas mengisahkan perjalanan hidup pada masa Mangkunegara VII. Mulai dari menikah, membangun waduk untuk putra-putrinya, membangun jalan, dan taman Pura Mangkunegaran. Kemudian ruangan terakhir di sisi selatan berisi tentang arsip yang digunakan untuk menyimpan surat pada masa pemerintahan Mangkunegara IV.

“Ada sekitar 30 ribu naskah kuno. Sebagian besar koleksi merupakan karya dari KGPAA Mengkunegara IV. Karena selain sebagai raja, juga seorang pujangga,” kata staf perpustakaan Rekso Pustoko Mangkunegaran, Darweni, kepada Suara.com, Minggu (12/7/2015).

Meski sudah berumur 100 tahun, koleksi naskah kuno tersebut hingga saat ini masih tetap terjaga. Setiap satu tahun sekali perpustakaan Rekso Pustoko Mangkunegaran mendapatkan bantuan dari Arsip Nasional berupa tisu untuk melapisi naskah yang sudah mulai rusak.

“Tisu ini didatangkan langsung dari Jepang. Tujuannya untuk melapisi naskah dan menjaga tulisan agar tidak rusak.” (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:27 WIB

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB