Bersama Nara Kreatif, Anak Jalanan Ini Menata Hidupnya

Esti Utami, Firsta Nodia

Sabtu, 15 Agustus 2015 | 14:46 WIB
Bersama Nara Kreatif, Anak Jalanan Ini Menata Hidupnya
Komunitas Nara Kreatif. (Dok. Komunitas Nara Kreatif)

Suara.com - Persinggungannya dengan anak jalanan di Jakarta menyisakan kesan mendalam di benak Nezatullah Ramadhan. Dalam 'pengembaraannya' lelaki lulusan D3 Politeknik Negeri Jakarta tahun 2013 itu menemukan banyak anak jalanan di ibukota yang cenderung liar dan berperilaku tak sesuai umur. Hatinya terkoyak ketika melihat anak jalanan banyak terlibat kasus kriminal mulai dari mencopet hingga menggunakan obat-obatan terlarang.

Padahal di usia yang rata-rata terbilang masih belum bisa disebut remaja itu, anak-anak itu  seharusnya merasakan hangatnya keluarga atau mengenyam pendidikan di sekolah, dan bukannya bertarung di jalanan. Dengan latar belakang ilmu Teknik Mesin yang ditekuninya, Neza bertekad membantu menyelesaikan masalahan sosial anak jalanan ini.

Ia lantas membentuk komunitas yang mewadahi anak jalanan yang ditemuinya di daerah Pasar Kramat Jati, Kampung Rambutan dan Pasar Rebo Jakarta Timur. Melalui komunitas yang diberi nama Nara Kreatif ini, Neza berusaha mengubah pola pikir anak-anak jalanan dengan memberikan ketrampilan dan usaha agar mereka tidak turun lagi ke jalan dan bisa hidup mandiri.

"Kita bukan memberdayakan mereka tapi justru membekali mereka dengan kemampuan yang bernilai ekonomis, misalnya menjadi pengusaha agar mereka tidak menjadi anak jalanan lagi. Perlahan kami juga berusaha mengubah perilaku dan karakter mereka agar lebih mandiri," kata Neza ketika ditemui suara.com baru-baru ini.

Saat awal pendirian komunitas ini, ada 15 anak jalanan yang mau bergabung. Meski Neza mengaku tak semudah itu mendekati dan mengatur mereka.

"Kita langsung turun ke jalan. Dekati mereka dan berusaha membuat mereka tidak takut atau asing dengan kita. Tapi penolakan pasti tetap ada, karena penerimaan mereka berbeda-beda," imbuhnya.

Dalam menjalankan misinya, Reza tak sendiri. Ia menggandeng teman SMA-nya yang bernama Dian Hardiyanti. Kegiatan awal yang mereka lakukan adalah memberikan keterampilan kepada anak-anak jalanan untuk mendaur ulang sisa limbah perusahaan menjadi barang yang lebih berdaya guna dan hasilnya bisa digunakan untuk membiayai sekolah mereka.

Produk yang dihasilkan anak-anak jalanan ini berupa kotak tisu, kartu undangan, kotak parsel, kalender, dan produk lain yang disesuaikan dengan pesanan konsumen.

"Alasan saya memilih kegiatan daur ulang karena tidak ada segmentasi pasar, sehingga banyak orang yang bisa menggunakan," imbuhnya.

Komunitas Nara Kreatif. (Dokumentasi)

Selain mengolah limbah, anak jalanan ini juga dibekali dengan keterampilan lain seperti calistung (baca, tulis, hitung) hingga ilmu komputer. Anak-anak ini juga mendapatkan fasilitas asrama untuk tinggal di Rumah Nara Kreatif, yang berasal dari bantuan salah satu perusahaan donatur.

Anak-anak jalanan ini juga diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan formal. Untuk mereka yang belum memperoleh ijasah kelulusan, Neza memberikan program kejar paket gratis. Program ini pun tak terbatas bagi anak jalanan tapi juga ditujukan bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera di bilangan Kramatjati dan sekitarnya. Sedikitnya 50 orang siswa mengikuti kejar paket gratis untuk tingkat SD, SMP dan SMA di Rumah Nara Kreatif ini.

"Untuk memberikan pendidikan kita dibantu oleh teman-teman volunteer. Alhamdulillah banyak yang bersedia membantu dengan sukarela," lanjut Neza.

Hingga kini setidaknya 30 anak dari anak jalanan maupun keluarga pra sejahtera telah menamatkan pendidikan di tingkat SD, SMP, dan SMA. Bagi mereka yang telah menyelesaikan pendidikan SMA-nya, Neza pun memberikan pilihan untuk melanjutkan ke jenjang universitas, menjadi pengusaha, atau bekerja di perusahaan donatur.

"Dengan cara ini mereka bisa memilih masa depannya akan seperti apa. Kita akan bantu sampai mereka benar-benar mandiri," imbuhnya.

Inilah karya Nara Kreatif. (Dokumentasi)


Produk daur ulang dari Nara Kreatif ini pun tak pernah absen hadir di pameran-pameran produk kreatif. Beberapa perusahaan juga bekerjasama dengan komunitas ini untuk menghasilkan produk ramah lingkungan yang mereka butuhkan.

Neza menegaskan dirinya akan terus berkomitmen merangkul anak jalanan lebih banyak lagi agar bisa menjadi sosok yang mandiri dan berdaya guna dengan masa depan yang lebih baik.

"Kita siap menerima siapapun yang ingin bergabung. Bahkan ada orangtua menitipkan anaknya yang berkebutuhan khusus di Rumah Nara. Kalau sudah di tempat ini, berarti sudah tanggung jawab kami," pungkas Neza.

























Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya

Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Sport | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Pertamina Buka Camping Ground, Jadi Alternatif Akomodasi Nonton Pertamina Grand Prix of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Jadi Alternatif Akomodasi Nonton Pertamina Grand Prix of Indonesia

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Melihat Langsung Dapur 'Stunt Fighting': Saat 1 Detik Bertarung Butuh Keringat Panjang

Melihat Langsung Dapur 'Stunt Fighting': Saat 1 Detik Bertarung Butuh Keringat Panjang

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Dari Buleleng hingga Meratus, GEF SGP Perkuat Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Dari Buleleng hingga Meratus, GEF SGP Perkuat Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×