Jangan Abaikan Perawatan Siku

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Kamis, 24 September 2015 | 17:04 WIB
Jangan Abaikan Perawatan Siku
Ilustrasi perawatan siku. (Shutterstock)

Suara.com - Siku merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering diabaikan banyak orang, termasuk perempuan.

Ini terjadi mungkin karena letaknya yang tersembunyi sehingga dianggap tak terlalu mengganggu penampilan.

Padahal menurut para ahli, siku termasuk bagian yang mengalami proses penuaan lebih cepat dan merupakan indikator dari usia seorang perempuan.

Inilah yang menjadi alasan mengapa berbagai klinik kosmetik mulai banyak yang menawarkan prosedur 'mengangkat siku' untuk mengembalikan kekencangan dan kulit muda di area tersebut.

Dokter Kosmetik, Sherif Wakil mengatakan, biasanya kebanyakan orang hanya mementingkan kondisi wajah, leher dan tangan karena dapat mencerminkan usia. Namun mereka lupa bahwa penuaan juga dapat terlihat dari kondisi siku.

"Alasannya cukup masuk akal, mungkin karena kita tidak bisa melihat siku, kecuali dalam foto. Tetapi perlu diingat, orang lain bisa (melihat)," ujarnya.

Saat kita beranjak tua, kulit di siku cenderung berkumpul dan berbentuk banyak lipatan. Hal ini karena seiring dengan usia, kolagen dan elastin dalam kulit akan hilang.

Kolagen itu sendiri berfungsi untuk menjaga kekencangan kulit, sementara elastin menjaga elastisitas kulit.

Menurut Trudy Friedman, seorang perawat kosmetik dan manajer dari The Aesthetic Skin Centre di London, siku adalah salah satu daerah pertama yang menunjukkan tanda-tanda penuaan.

"Salah satu alasannya adalah karena daerah ini terus bergesekan dengan permukaan yang berbeda. Gesekan merangsang sel-sel kulit permukaan untuk menjadi lebih aktif," ujarnya.

Akibatnya, sel-sel mati menjadi meningkat jauh lebih cepat dan kulit menjadi lebih tebal, kasar dan kadang-kadang berubah warna, semua inilah menambah efek penuaan.

Lantas, bagaimana kita bisa mencegah atau merawat siku dengan kondisi tersebut? Meski pelembab dapat melembutkan kulit siku Anda, dokter kulit Dr Sam Bunting mengatakan, harus tetap melakukan proses pengelupasan kulit untuk membantu mengembalikan kulit siku seperti semula.

Pengelupasan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan sarung tanga, lalu oleskan lotion yang kaya AHA sehingga saat terkelupas, lanjut Dr Sam, kulit dapat langsung terhidrasi.

Selain perawatan kulit siku, Anda juga perlu melakukan latihan fisik. Para peneliti di McMaster University di Ontario, Kanada, menemukan bahwa olahraga berat, seperti joging dua kali seminggu, dapat membantu menghilangkan kulit yang mengalami penurunan.

Mengangkat beban juga akan memperbaiki tampilan siku, dengan membangun otot-otot di bagian depan dan belakang lengan atas.

Tapi bagi mereka yang ingin perbaikan lebih cepat, Trudy Friedman mengatakan, ada sejumlah prosedur non-bedah dan bedah kecil yang bisa mengencangkan kulit di sekitar siku.

Misalnya, dengan menggunakan gelombang frekuensi radio untuk menghasilkan panas dalam kulit. Terapi ini dapat mengencangkan kolagen yang ada dan merangsang pembentukan kolagen baru.

Beberapa orang memilih opsi bedah dan benar-benar menghilangkan jaringan berlebih di siku, tapi ini bisa meninggalkan bekas luka.

"Prosedur ini menghabiskan biaya sekitar £ 1.000 (sekitar Rp22,5 juta), tapi ini tidak memberikan hasil yang permanen," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara 'Cespleng' Atasi Siku Tangan dan Lutut Kasar

Cara 'Cespleng' Atasi Siku Tangan dan Lutut Kasar

Lifestyle | Minggu, 17 Agustus 2014 | 16:31 WIB

Terkini

Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas

Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia

Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

×